Selasa, 08 Oktober 2019

Rindu Pangandaran? Jadikan Traveloka Xperience sebagai Pegangan

traveloka xperience
Suasana Pantai Barat Pangandaran Menjelang Senja


PANGANDARAN adalah rumah ketiga saya, setelah Bandung sebagai tanah kelahiran dan tempat saya tumbuh dari kecil sampai remaja sebagai rumah pertama, lalu Garut sebagai rumah kedua tempat saya menghabiskan sebagian masa kanak-kanak dan remaja hingga dewasa sekarang. Saya selalu merindukan Pangandaran, debur lautnya seakan meninggalkan debar. Laut pertama yang saya lihat adalah Pangandaran, dan rasanya menakjubkan!


Saya punya alasan untuk takjub, bagi kanak-kanak kesan pertama akan membekas dengan beragam alasan. Dulu sering ke sana karena bapak punya banyak saudara, sekaligus mantan istri dan anak kandungnya. Teh Mur bagi saya adalah teteh yang baik, saya tidak memahami arti saudara tiri karena sikapnya penuh kasih. Rumah besar di Jalan Stasiun Pangandaran itu bagi saya adalah rumah kenangan. Saya bahagia bisa berlibur lama di sana sendirian, menikmati peran sebagai penguasa pohon jambu air yang kerap dipanjat, lalu makan buah jambu sepuasnya sambil nongkrong di atas pohon.  

Pohon itu sudah tua dan sarat buah dengan cabang rendah, mudah dijangkau. Ada banyak lumut hijau menempel di atasnya. Pekarangan rumah termasuk luas, ada pohon kelapa dan lainnya juga, tetapi saya lebih tertarik pada pohon jambu air, bahagia bisa pesta sendirian dan tidak peduli pada waktu yang bergulir.


pangandaran
Stasiun Pangandaran Sekarang-Foto Fadiah Kuswardhani


Rumah teteh besar dan bergaya kuno, jenis rumah peninggalan masa kolonial di tepi jalan. Bisa dikata itu adalah rumah turun temurun yang menyimpan banyak kisah. Beberapa ratus meter dari rumah ada Stasiun Pangandaran yang terbengkalai. Kami akan memasuki stasiun itu agar bisa menyeberangi relnya untuk menuju Desa Purbahayu, tempat keluarga besar sepupu bapak tinggal.

Saya suka Purbahayu, menginap di sana selama beberapa hari dan mengenal para sepupu: Mas Awan, Teh Umi, Teh Titi, dan Mas Teguh yang sebaya saya. Mereka baik dan ramah, sekaligus halus tutur katanya. Menyenangkan rasanya tinggal di sana. Saya suka dengan rumah besar berpekarangan luas itu, udaranya lebih sejuk daripada Pangandaran yang malam hari tetap saja panas dan bikin gerah.

Jika tanah di pekarangan rumah Teh Mur berpasir khas pantai, maka tanah di Purbahayu teksturnya lebih padat. Udara sejuk, banyak pepohonan dan tanaman bunga, kamar mandinya di luar dengan air sumur yang menyegarkan. Kalau air sumur di rumah Teh Mur terasa agak payau. 

BACA JUGA:  Cara Cepat Mendapatkan Follower Instagram Tanpa Bayar  


Sebab Kenangan yang Membekas Menyuruhmu Pulang

Waktu mengubah segalanya, rumah besar di Pangandaran dan Purbahayu tinggal kenangan, tetapi Pangandaran tetap seakan rumah besar dengan pintu terpentang lebar mempersilakanmu datang.

Sudah puluhan tahun saya tidak bisa ke sana, Teh Mur sudah pindah bersama keluarganya dan tinggal di Bogor. Rumah besar di Jalan Stasiun sudah dijual, jauh sebelum gelombang tsunami menerjang Pangandaran. Lalu bagaimana caranya saya bisa ke sana lagi, pulang pada rumah kenangan? Taveloka Xperience adalah jawaban!  

Saya ingin bersama Palung dan ayahnya menjelajah Pangandaran dengan panduan. Pangandaran itu luas, setiap sudut yang pernah saya kenal telah berubah banyak, jangan sampai kami tersesat.

Ikon Traveloka Xperience di Aplikasi


Oh ya, bagi yang belum tahu apa itu Traveloka Xperience, akan saya ulas. Traveloka Xperience adalah produk dan layanan untuk kebutuhan travel (perjalanan) dan lifestyle (gaya hidup) dalam aplikasi Traveloka. Saya telah mengunduhnya untuk memudahkan, tetapi kamu bisa juga melihat langsung di situsnnya: www.traveloka.com.

Ada 12 layanan produk Traveloka Xperience

fitur traveloka xperience



1. Atraksi

Bagi kamu yang ingin menyaksikan atraksi seru di mana pun berada dan butuh tiket masuknya, jangan khawatir, Traveloka Xperience menyediakan layanan pemesanan tiket. Bahkan, pesan tiket atraksi dengan layanan ini bisa lebih murah lagi karena ada potongan harga. Cepat pula, tidak perlu antre. Tinggal gunakan aplikasi dan lakukan transaksi, lalu tunjukkan tiket digital di ponselmu pada petugas yang menjaga pintu masuk. Mudah, cepat, dan praktis, bukan?  

2. Bioskop



Hem, suka nonton tetapi malas antre beli tiket, atau ingin segera beroleh tiketnya sekaligus kursi yang nyaman ditempati karena waktu terbatas? Gunakan saja Traveloka Xperience. Bisa untuk CGV, Cimemaxx, dan Flix di berbagai kota Indonesia.  

3. Event



Butuh e-tiket untuk beragam acara seperti konser musik, teater, sampai gelaran balap motor? Gunakan saja Traveloka Xperience, kamu tidak akan ketinggalan event idaman yang sudah lama dinantikan. Caranya sama seperti di atas.

4. Hiburan



Sedang bosan atau sekadar ingin melakukan kegiatan menyenangkan bersama keluarga atau sahabat? Traveloka Xperience menyediakan fitur Hiburan yang benar-benar akan menghibur seperti karaoke, escape room, sampai ice skating. Palung pasti senang jika suatu saat kami bisa ke tempat yang menyediakan wahana ice skating. Adanya fitur ini membantu banget agar kita tahu jadwal sampai harga tiketnya. Jangan sampai jauh-jauh datang secara khusus malah kecewa karena tiada info dan asal datang, Traveloka Xperience akan memandumu agar tidak kecewa karena sudah ada pegangan.     

5. Olah raga



Yay, yang suka olah raga siapa saja? Fitur ini membantumu agar tahu kegiatan olah raga mana saja adanya, di dalam maupun di luar ruangan. Jadi kita bisa bikin perencanaan untuk bugar. Tinggal klik fitur ini jika ingin fitness, renang, yoga, sampai olah raga lain yang ekstrem juga ada.

6. Spa & Kecantikan



Uhui, di Garut Kota ternyata ada juga layanan spa dan kecantikan yang telah bekerja sama dengan Traveloka, Mamah Palung pengen suatu saat nanti bisa lakukan perawatan kecantikan dan tidak perlu jauh-jauh amat turun gunung ke Bandung, cukup turun gunung ke Garut Kota saja.

perawatan wajah di garut


Di Calysta Skincare Clinic, Garut, kita bisa lakukan perawatan kulit. Pilihan perawatannya pun beragam. Bisa skin facial dengan durasi 90 menit dan harga dari fitur Traveloka Xperience cukup 186.000 rupiah. Perawatannya juga lengkap, ada microdermabrasion, IPL hair removal, acne treatment (skin facial + IPL), whitening treatment, sampai HFU. Untuk itu kita harus reservasi lebih dulu karena ada syarat dan ketentuan yang berlaku. 

7. Taman Bermain



Masih di Garut, ada Zone 2000 Ramayana dan Amazone Asia Toserba. Kapan-kapan jika ada waktu dan rezeki, saya ingin ajak Palung ke sana. Pastinya menyenangkan bisa memilih tempat main yang terasa modern di kota, sesekali orang kampung seperti kami harus turun gunung agar tidak bosan melihat gunung melulu di luar rumah, ha ha.  

Oh ya, pakai fitur ini dari Traveloka Xperience lebih mudah, kami bisa tahu harga dan beroleh diskon. Juga tahu kapan jam buka serta tutupnya.

8. Transportasi



Fitur ini membantu kita agar bisa beroleh layanan antar-jemput bandara, tiket terusan bus dan kereta dalam dan luar negeri, tiket bus tur keliling, tiket kapal pesiar, sampai penyewaan sepeda dan lainnya.  

9. Tur



Bingung mau ngapain di suatu kota yang kita kunjungi karena takut tersesat atau takut ribet? Fitur ini membantu kita agar beroleh sensasi kunjungan dengan pemandu tur yang berpengalaman. Mau sendiri atau rombongan. Sepertinya inilah yang kami butuhkan jika ke Pangandaran!

tur pangandaran


Sebelumnya saya bilang ingin menjelajah Pangandaran bersama keluarga, sepertinya pilihan untuk tur bersama Sunset River Cruise Shane Josa Resort adalah pilihan tepat. Harga mulai dari 135 ribu rupiah per orang. Itu sudah termasuk diskon dari Traveloka Xperience. Ada penjelasan jadwalnya

Bagaimana rasanya 2 jam naik kapal menyusuri sungai sambil menunggu matahari terbenam? Aduhai, bagi saya panorama demikian adalah panorama idaman. Tinggal di gunung membuat saya tidak leluasa menyaksikan matahari terbenam, soalnya di arah barat teralang pepohonan dan perbukitan.   

Ringkasan tentang tur Sunset River Cruise Shane Josa Resort:
Kita akan dibawa menyusuri Sungai Cijolang di Kabupaten Pangandaran. Bersantai di beambag yang nyaman dan nikmati angin sepoi-sepoi sambil menunggu matahari terbenam. Pesiar ini juga merupakan kesempatan tepat untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang tercinta. Jangan lupa membawa kamera atau ponsel Anda untuk mengambil foto bersama teman atau keluarga, mengabadikan pemandangan yang indah sekaligus menakjubkan.

Waduh, ini dia pesiar idaman saya. Betapa bahagianya jika bisa menyusuri sungai dengan kapal pesiar, sesuatu yang hanya bisa saya, Palung, dan ayahnya saksikan di film doang. Sesekali manjakan diri sekeluarga dengan sensasi liburan luar biasa bagi kami bertiga, agar kian erat ikatan kami sebagai keluarga kecil bahagia. Itu akan membuat Palung mengenangnya sampai dewasa. Semoga.

Oh ya, adanya kewajiban reservasi membantu kita agar bisa bertanya lebih lanjut tentang detail lainnya. Seperti bagaimana cara ke tempatnya atau apakah anak seumur Palung boleh ikut pesiar. Oktober ini akan genap 10 tahun.

Duh, senangnya bisa bikin catatan perencanaan agar tidak bengong mau ngapain di Pangandaran, berkat adanya Traveloka Xperience yang memudahkan. Tunggulah kami, wahai rumah ketigaku, Sayang. Hi hi, lebay.

Sebenarnya ada banyak pilihan paket tur, namun saya ingin sesuatu yang lebih romantis dengan matahari terbenam. Saya  tidak berani berbasah-basahan dengan body rafting, padahal sangat menarik bagi anak muda zaman sekarang maupun yang masih berjiwa muda.

kemit forest education


Oh ya, ada juga Kemit Forest Education. Itu masuk wilayah Cilacap dan berbatasan dengan Pangandaran. Sepertinya mernarik juga untuk kami kunjungi jika ada dana dan waktunya. Bisa flying fox, panahan, paint ball, ayunan, play ground, dan masih banyak lagi. Barangkali ada teman pembaca yang berminat juga? Harga tiketnya mulai dari 49.500 rupiah, dengan aplikasi Traveloka Xperience tentunya.

Itu tempat wisata untuk keluarga yang mengasyikkan dengan latar hutan. Kita bisa keliling Kemit Forest Education dengan naik lokomotif lucu, belajar dari alam sekaligus menanamkan kesadaran dini pada anak untuk mencintai alam.

10. Pelengkap Perjalanan



Adanya pelengkap perjalanan memudahkan kita untuk menjelajah kota tujuan dengan nyaman. Dari kartu SIM negara tujuan, sewa WIFI, jasa pemotretan, sewa lounge atau layanan penyambutan di bandara internasional, sewa busana tradisional negara kunjungan, sampai sewa telepod e-scooter yang cuma saya lihat di drakor doang.


telepod


Kayak gimana rasanya, ya, naik telepod keliling Singapura, misalnya? Kamu yang hendak ke Singapura boleh mencoba. Atau jika berada di Korea maupun Jepang, mending sewa hanbok atau kimono saja kalau hanya sekadar untuk berfoto. Pun adanya kartu SIM negara tujuan sampai sewa WIFI yang disediakan Traveloka Xperience itu memudahkan kita banget. Kita tidak perlu kelimpungan cari sana-sini, da sudah tahu tempatnya. Tinggal klik fitur saja. Asyik, ya?

11. Makanan & Minuman



Jangan bingung dengan tempat makan dan minum, maupun sekadar belanja oleh-oleh untuk tetangga di kampung. Kita tinggal gunakan fitur ini untuk cari tempatnya, dijamin mudah dan tidak pakai acara ribet.

Sejujurnya kalau saya ke Pangandaran pasti bingung mau makan dan minum apa serta di mana, sesuatu yang harus khas agar bisa saya bagikan di media sosial sampai ditulis sebagai ulasan pengisi blog www.rohyatisofjan.com. Klik saja fitur itu, lalu ketik di bagian pojok atas untuk mencari. Sayangnya hanya ada paket kerupuk ikan tenggiri dari CemiLand, itu toko oleh-oleh khas Cilacap. Jelas jauh dari Pangandaran, kecuali kalau saya dan keluarga melanglang ke Cilacap, bolehlah. Soalnya penasaran juga dengan rasa kerupuk ikan tenggiri yang bentuknya bulat itu, hi hi.

cemiland


Fitur ini bermanfaat bagi kamu yang cari tempat makan atau oleh-oleh di kota atau negara yang sudah tersedia infonya di Traveloka karena sudah bekerja sama sebagai bagian dari merchant.

. 12. Kursus & Workshop



Senang rasanya di fitur ini saya temukan kelas menggambar di Ohayo Garut. Hanya mulai dari 300 ribu rupiah dengan diskon dari Traveloka Xperience, rasanya Palung harus coba. Itu bisa melatih kemampuan gerak motoriknya sekaligus tahu bahwa belajar menggambar pun bisa menyenangkan. Jam buka dari pukul 10.00 sampai 18.00 WIB. Saya rasa dari rumah bisa mengikuti kelas itu karena jamnya tidak terlalu pagi. Waktu tempuh dari Balubur Limbangan ke tempat kursusnya di Jalan Pasundan No. 75 Kota kulon, Garut Kota, bisa 1-2 jam perjalanan dengan transportasi umum berupa ojek, angkot dari Pasar Limbangan, dan angkot lagi dari Terminal Guntur.


ohayo


Mungkin Palung bisa isi masa liburannya dengan kegiatan belajar menggambar. Bukankah luar biasa, berkat Traveloka Xperience, saya yang tidak tahu potensi kota sendiri bisa lumayan tahu lebih banyak. Belum lagi penawaran paket wisatanya juga tidak kalah menarik. Benar-benar #XperienceSeru di Garut juga!

Ah, betapa bahagianya punya tiga rumah, meski yang dua sudah jadi kenangan, setidaknya saya bisa menapaktilasi jejak perjalanan silam berkat adanya Traveloka yang memudahkan mobilitas hanya bermodalkan gawai dan paket data untuk internet.

Kita bisa bergerak secara leluasa tanpa khawatir pada tempat asing karena sudah ada pegangan. Kita juga bebas pilih cara pembayaran sesuai kebutuhan. Ada banyak partner Traveloka. Dari maskapai, hotel, kereta api, operator, dan lainnya. Pun untuk partner pembayaran ada beberapa bank besar seperti BCA, BNI, BRI, Mandiri, CIMB, atau VISA yang bisa kita gunakan untuk transaksi. Bahkan mengisi saldo pembayaran pun bisa dilakukan lewat ATM atau toserba yang menyediakan layanan pembayaran seperti Indomaret, Alfamart, dan Alfamidi.,  

partner pembayaran
Transaksi Bank Lewat Kartu Debit Maupun Kredit  


bayar tagihan di toserba
Transaksi Pembayaran Melalui CIMB Click dan Toserba


12 fitur yang Traveloka Xperience tawarkan adalah teman perjalanan kita.


Lalu, Apa yang Akan Saya Lakukan di Pangandaran?

Karena saya tinggal di wilayah yang jalan kota kecamatannya merupakan jalur lintas antarkota-antarprovinsi, tinggal naik ojek saja ke kecamatan dan berhenti di perempatan. Mungkin kami akan pesan tiket di travel agen terdekat, naik bus jurusan Pangandaran. Ada banyak bus demikian lewat Balubur Limbangan.

Lebih nyaman naik bus ber-AC, pakai baju hangat karena biasanya AC bus lumayan dingin, agar tidak mual karena masuk angin. Nanti jika tiba di Terminal Pangandaran, bisa saja kami hubungi keluarga Teh Titi yang kini tinggal di desa lain agar menjemput kami dengan mobilnya. Soalnya tidak mungkin ke rumah besar di Jalan Stasiun yang dekat Pasar Pangandaran itu, sudah dihuni orang lain, hiks.

Selanjutnya mau ngapain? Ya, silaturahim. Kangen pada Mang Haji Samino dan Bi Haji Sulastri. Alhamdulillah, mereka sudah berhaji ke tanah suci, Teh Titi dan suaminya juga. Saya rindu pada keluarga itu, pada kebaikan yang tulus dari Amang dan Bibi. Keluarga itu sangat mengutamakan pendidikan anak-anaknya sehingga mereka semua sukses sebagai sarjana meski tinggal di desa. Bibi ibu rumah tangga biasa, dan Amang kepala dinas pendidikan di Pangandaran yang sudah pensiun. Bagi saya mereka sosok hebat, sukses sebagai orang tua meski kini tubuh sudah renta dimakan usia. Semoga Allah izinkan kami untuk bersua, setelah puluhan tahun lamanya.

BACA JUGAl Cara Mengatur Pengeluaran Keuangan Keluarga Buruh Bangunan 


Dulu, saya masih bocah 13 tahun yang bahkan belum bisa mencuci pakaian sendiri, Bibi begitu baik mencucikan baju saya, malu rasanya kalau mengingat itu. Bibi mencuci di tempat cuci samping kiri rumah, di sebelah kamar mandi. Tempat cuci baju sengaja dibuat terpisah dengan kamar mandi, pun WC-nya.

Halaman rumah di Purbahayu sungguh luas, kala itu saya tidak tahu bahwa bapak punya tanah juga di sana, tanah warisan keluarga dari orang tuanya karena dulunya Mbah R. Soewarno dan Nyi Mas Marminah tinggal di Pangandaran, lalu merantau ke berbagai kota karena tugas Mbah yang mantri air membuatnya harus pindah ke Purwakarta kemudian menetap di Bandung dan meninggal di sana.

Udara Purbahayu sejuk, rumah keluarga Teh Titi waktu itu berada di bagian bawah dari jalan desa. Sepanjang jalan desa merupakan hamparan sawah luas. Mas Teguh yang kala itu baru SMP bersepeda untuk menuju sekolahnya di Pangandaran. Saya pernah mencoba sepeda besar itu, semacam sepeda ontel, kagok juga, hi hi.  

Dalam kenangan saya, saya adalah bocah nakal yang suka baca koran punya Amang tetapi tidak bisa merapikannya dengan benar. Senang di desa terpencil itu keluarga Amang masih langganan koran daerah sekaligus majalah Mangle. Saya senang baca majalah berbahasa Sunda itu meski bacanya banyak lewat-lewat jika tidak paham arti suatu kosakata.

Di belakang rumah ada kolam ikan dan banyak pepohonan, ada kopi, cokelat, kelapa, jambu batu, lupa apakah ada juga jambu air soalnya saya tidak begitu perhatian. Rumah besar itu bagi saya adalah semacam tempat nyaman dan aman meski hanya tinggal selama beberapa hari tanpa Teh Mur kala itu.

Bagian dapur, di belakang ruang makan, ada gudang penyimpanan dan tungku kayu bakar. Betapa bersahajanya keluarga itu. Ada kompor minyak tanah, tetapi lebih sering memasak di hawu alias tungku kayu bakar yang memiliki fungsi untuk menghangatkan badan. Mereka tergolong keluarga mampu tetapi cara hidup bersahaja sesuai zamannya sebagaimana tetangga sekitar. Itu tahun 1988 atau 1989.

Saya senang menginap di sana karena udaranya sejuk, di rumah Teh Mur selalu kepanasan dan kehausan. Ah, sungguh, kian rindu saja agar segera datang menjejakkan kaki lagi di Pangandaran bersama anak dan suami.

Saya bersyukur bisa bertemu lagi dengan Teh Titi berkat Facebook meski untuk menghubungkan diri tidak mudah karena Teh Titi bukan pengguna aktif, sibuk mengajar sebagai guru di Pangandaran. Permintaan pertemanan saya sempat tidak dikonfirmasi lama, sampai saya telusuri akunnya dan tahu nama anaknya. Saya coba berteman juga, sayang belum ditanggapi. Lalu beralih pada teman Diah yang barangkali dekat di sekolahnya. Meski mereka tidak dekat lagi karena sudah pindah tempat, temannya jadi penghubung kami untuk memberi tahu Diah perihal saya.

Itu tahun 2014. Sekarang Diah sudah dewasa dan kuliah lagi di Tasikmalaya. Diah yang manis adalah penghubung saya, dia membantu saya agar bisa mengenang kembali suasana Pangandaran dari jauh. Menghirup aroma kenangan manis dengan kiriman foto dan videonya.


Pantai Barat Pangandaran

              Video Pantai Barat Pangandaran dari Fadiah Kuswardhani

Hanya video berdurasi pendek tentang pasir kehitaman di pantai. Tempat itu disarankan bagi yang ingin menikmati matahari terbenam. Saya pernah sekali ke sana kala jelang magrib bersama keluarga besar Mang Edeng, adik bapak, di Bandung dan terpesona pada panoramanya. Adakah yang lebih indah daripada matahari karam di tengah lautan? Kau akan merasa betapa kecilnya diri di tengah kebesaran penciptaan. Saat berada di tepi pantai, saya selalu merasa betapa bumi memang bulat, seakan diri ini mengerut menjadi molekul kecil sekian mikron, dan oleng ketika angin mengirim gelombang ombak ke pantai.

Mungkin jika ingin menikmati matahari terbenam secara leluasa di Pangandaran, kami bisa memesan penginapan di dekat pantai dengan harga terjangkau. Tinggal klik Traveloka dan lakukan pencarian, ada banyak pilihan hotelnya. Kita bebas memilih sesuai anggaran dana yang tersedia, lokasinya ada yang di pantai timur dan pantai barat. Pakai Traveloka akan beroleh promo dan poin untuk pembelian dengan login.

Soal makan, sepertinya saya akan ajak anak dan suami pesta seafood. Udang dan ikan melimpah di sana. Saya suka udang goreng, semoga Palung yang susah makan ikan akhirnya mau merasakan kelezatan hidangan boga bahari itu.

Rasanya butuh waktu berhari-hari untuk menjelajahi Pangandaran dengan segala keunikannya. Diah kirim video tentang Pantai Timur Pangandaran yang sengaja direkam dengan ponselnya kala keliling naik mobil pribadi diantar sopir. Duh, Diah, terima kasih banyak.


Tentang Pantai Timur Pangandaran


pangandaran
Pangandaran Sunrise di Pantai Timur


Dulu saya diajak bapak dan ibu ke sana, hari masih pagi, kami ke tempat pelelangan ikan. Saya takjub pada banyak ikan aneka bentuk yang ukurannya sangat besar.  Ada gurita dan ikan pari, inilah ikan asli yang tidak pernah saya lihat di Pasar Kiaracondong, Bandung.

Harga ikan di pelelangan jelas lebih murah daripada di pasar, sayang kami tidak membelinya karena cuma mampir sebentar. Senang melihat bagaimana semringahnya nelayan pulang membawa tangkapan yang banyak. Saat itu musim sedang baik.

Ada banyak perahu bersandar di Pantai Timur, pasirnya pun putih. Suasana dulu dengan sekarang jelas telah berbeda banyak. Pangandaran tengah berdandan, dari video kiriman Diah saya bisa melihat dengan jelas bagaimana suasana Pantai Timur. 

nelayan
Sekelompok Nelayan Pangandaran dengan Jaringnya


Setidaknya saya bisa tahu suasana Kota Pangandaran, jalan rayanya tetap terlihat tenang, tidak terlalu banyak kendaraan, barangkali bukan kota yang ramai tetapi membuatmu merasa damai. Ada Cagar Alam Pananjung pula jika kamu suka dengan suasana hutan.

Ya, setelah gempa dan tsunami meluluhlantakkan Pangandaran 17 Juli 2006, kehidupan tetap harus berlanjut. Saya bersyukur Diah klirim videonya. Palung bisa tahu bagaimana suasana rumah ketiga mamahnya. Semoga kami bertiga bisa menjelajahi Pangandaran bersama Traveloka Xperience dan merasakan sensasi #XperienceSeru di Pangandaran


traveloka
Beragam Pilihan dalam Traveloka


Ada yang ingin ke Pangandaran juga? Yuk, gunakan saja aplikasi Traveloka dan rasakan kemudahan dalam perjalanan.

  Salam,
@rohyatisofjan (Twitter dan Instagram)

#Cipeujeuh, 7-8 Oktober 2019

Artikel ini disertakan untuk lomba #TravelokaBlogContest2019
Sumber tulisan: situs dan aplikasi Traveloka
Sumber foto hasil tangkapan layar dari situs Traveloka
Foto dan video kiriman @fadiahks
Foto Pangandaran ada yang di-capture dari video Diah dan editing Canva


#Traveloka #LombaBlog #Pangandaran #PantaiPangandaran #DesaPurbahayu #TravelokaXperience #LiburanSeru #JawaBarat #Indonesia #SHSTOktober5






Video Menuju Stasiun Pangandaran dari Fadiah Kuswardhani




Video Keliling Pantai Timur Pangandaran dari Fadiah Kuswardhani

162 komentar:

  1. Saya mah belum pernah ke pangandaran mba pantainya cantik ya, kalau bisa melihat matahari terbenam dr sudut pantai pasti lebih cantik lagi ya,btw saya malah pengen ke garut mba dulu pernah tapi sudah 19 tahun yg lalu hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga suatu saat kelak Mbak Iid sekeluarga bisa mengunjungi Pangandaran. Tempat itu luas dan ada banyak lokasi wisata yang menarik, tersebar dari ujung timur ke barat. Di Purbahayu juga ada curug, pantesan tempatnya sejuk.
      Melihat matahari terbenam di lautan membuat saya bisa tadabur alam. Bersyukur pada apa yang telah Allah berikan. Persahabatan dan keluarga.
      Ke Garut yang mana, Mbak? Mau nulis kenangan juga tentang Swiss van Java ini?

      Hapus
  2. Belum pernah ke Pangandaran. Kalau baca cerita yang berkesam nostalgia gitu, jadi penasaran dan pengen berkunjung juga. Kebayang asrinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga Mbak Afifah bisa berkunjung ke Pangandaran juga. Mengesplorasi keindahan alamnya sekaligus keseruan dan kemudahan yang bisa didapatkan bersama Traveloka Xperience. :)

      Hapus
  3. Sepertinya suasananya menenangkan ya, bisa bangkitkan kerinduan...dan insya Allah bisa terealisasi bersama traveloka xperience

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pangandaran itu abgi saya unik. Bahkan kala kecil dan berkinjung ke sana ada banyak kisah seru sekaligus konyol. Juga syahdu.
      Oh ya, Traveloka Xperience guide terbaik kita saat ini.

      Hapus
  4. Dulu masih kecil pernah ke pangandaran, suasananya masih asri, bisa menyewa sepeda seharian. Ga tau sekarang suasana dan lalu lintasnya sudah ramai. Mungkin saya ke sana kalau rel kereta Banjar Pangandaran terealisasi. Keretanya sudah ada KA Pangandaran, tapi hanya sampai Banjar hehe.. Ulasan yang menarik juga tentang Traveloka, tentunya akan lebih praktis memesan tiket kereta,penginapan, tour guide, mobil berikut supir, dan tempat wisata melalui Traveloka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itulah, saya kecewa mengapa kereta jalur Banjar-Pangadaran harus berhenti beroperasi. Padahal ada banyak keuntungan dengan beroperasinya lagi, bisa menikmati panorama laut dari kereta. Sekaligus memudahkan wisatawan untuk datang karena dari Banjar ke Pangandaran dengan naik mobil atau bus ada rasa lelahnya bagi saya. Kurang leluasa bergerak.
      Coba kalau ada kereta yang khusus benar-benar ke Pangandaran dari Bandung, misalnya, pasti lebih memudahkan. Praktis lagi.
      Soal penginapan di Pangandaramn sudah masuk dalam aplikasi, ada beberapa hotel di sana yang telah bekerja sama dengan Traveloka. Saya jadi pengen meningap di sana untuk lihat matahari terbit dan terbenam secara leluasa.

      Hapus
  5. Saya sering ke Pangandaran dan Cipatujah saat SMP. Saya tiga tahun tinggal di Tasikmalaya, sarakan Bapak di Salawu. Setelah pindah ke Cianjur, baru dua kali ke sana
    Jadi makin kangen ini sama cerita Teteh yang terasa banget stori telingnya.
    Alam Priangan endahna memang moal aya tandingan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tasikmalaya memang dekat dengan Pangandaran jadinya bisa leluasa main ke sana, kalau dari Bandung dan Garut makan waktu berjam-jam.
      Asyik Teh Okti sering main ke Pangandaran, mau menuangkan kisah ke dalam blog? Soalnya ternyata ada banyak yang punya kenangan tentang Pangandaranm juga.
      Kita sama-sama kangen pada Pangandaran, hi hi. Ternyata punya stori sering main juga ke sana padahal belum tahu suatu saat kelak sama-sama akan jadi narablog dari Bumi Priangan..

      Hapus
    2. Iya Teh apalagi sekarang ke Pangandaran dari Cianjur bisa langsung lewat jalan baru lintas selatan. Masih bagus dan tidak macet. Dari Cianjur ke Pangandaran terus saja menyusuri jalan pantai. Mulai dari Cidaun, ke Rancabuaya, ke Cikelet Santolo, lanjut ke Cipatujah Tasikmalaya hingga ke Pangandaran. Dari Cianjur Selatan kec Sindang barang juga ada bus damri jurusan ke Pangandaran langsung. Jadi memang sekarang akses nya lebih mudah

      Hapus
    3. Aduuuh, saya malah belum tahu jalur itu. Mang Haji Samino menyuruh saya main ke Purbahayu dan Fadiah akan jemput dengan mobilnya ke rumah. Gak tahu akan lewat jalur mana dari Garut nant. Apakah jalur lintas selatan seperti biasa atau jalur seperti yang Teh Okti bilang. Soalnya dari Balubur Limbangan agak utara karena termasuk Kabupaten Garut di bagian utara. Mungkin juga kami akan lewat Tasikmalaya. Terserah Diah saja mau ambil jalur mana, tetapi saya penasaran dengan jalur yang Teh Okti bilang jika ke Cianjur. Kayak apa, ya, jalur lewat dekat pesisir selatan itu. Pasti indah panoramanya.
      Omong-omong, saya belum ke Santolo, hu hu.

      Hapus
  6. Sudah lama sekali aku belum ke Pangandaran lagi, dahulu ke sana menikmatimatahari terbenam, dan duuh syahdu bangeet. Semoga pantainya masih bersih kaya dahulu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, matahari terbenam di laut lepas itu bikin syahdu. Rasanya gimana, gitu. Saya cuma bisa diam saja menyaksikan. Terpesona pada sapuan watnanya yang sungguh menakjubkan. Belum pernah saya lihat hal demikian dalam keseharian.
      Semoga saja pantainya bersih dari sampah plastk. Semoga pengunjung bisa lebih teredukasi dengan baik, sedih jika pantai cantik tapi dicemari sampah yang berserakan.

      Hapus
  7. Maa Syaa Allah, aduh bun jadi rindu Pangandaran. Ujame juga punya kenangan manis di sini bareng keluarga hehe. Ah, rasanya pengen liat sunset lagi di sana :D

    Btw, traveloka Experience memang membantu banget, bund hehe. Ujame udah beberapa kali pesan di sana untuk nonton film atau ke Jakarta Aquarium :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya Pangandaran itu pantai yang banyak dikunjungi para keluarga, hi hi. Kapan Ujame ke sana lagi? Semoga kesampaian, ya. Ekplorasi hal seru di sana agar bisa jadi bahan tulisan di blog pula. Sekalian menikmati sunset.
      Traveloka Xperience memang lengkap dan sangat membantu, saya jadi penasaran dengan Jakarta Aquaeium, pengen ke sana juga.

      Hapus
  8. Traveloka Xperience memang jagonya bikin experience seruuuu...!
    Aku pun mau banget coba ke Pangandaran dan berbagai aktivitas lainnya
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, seru dan menyenangkan. Selamat mengunjungi Pangandaran, satu kota punya banyak tempat wisata asyik.
      Akan Pangandaran indah. Saya bersyukur masih keturunan orang Pangandaran dari Mbah R. Soewarno. Rasanya lengkap sudah. Dari gunung sampai laut. 😘

      Hapus
  9. Aku pernah ke Pangandaran nih sekali itu juga waktu SD hehe main ke Pantainya aja sama saudara, jadi pengen ke sana lagi deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo main lagi ke sana soalnya masa SD dan sekarang sudah beda jauh. Pasti banyak hal menarik dan adanya panduan dari Traveloka Xperience bisa beroleh banyak hal seru di sana. Mau main air juga? Seru kayaknya.

      Hapus
  10. Kami belum pernah ke Pangandaran. Padahal tinggal mlipir selatan Jawa sih ya. Harus diagendain nih. Libur akhir tahun kayaknya asik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pesisir Selatan Pulau Jawa pun punya banyak keunikan, cobain melipir bareng keluarga, Mbak.
      Kalau dari segi habitat alamnya, saya kira pasti banyak yang menarik juga di Pangandaran. Suasana kota, kuliner, dan budayanya.
      Dulu kala saya kecil, main bareng teman sebaya yang masih merupakan saudara. Dia lagi berlibur di rumah neneknya di belakang rumah keluarga Teh Mur. Baru kenal sudah langsung akrab. Lalu tetangga sekitar juga ramah. Penduduk sana kala itu juga meski gak kenal dan cuma numpang lewat tetap menebar senyumam. Ada sepasang turis bule yang sedang bersemangat jajan rujak atau pecal di seberang pasar tempat saya dan teman jalan-jalan. Jadi pengen ikut jajan pecal atau rujak sayang bawa uangnya terbatas, hu hu.
      Kotanya sepi tetapi tenang. Cuma udara khas pesisir memang tidak cocok bagi yang terbiasa di tempat sejuk, hi hi.

      Hapus
  11. emang traveloka memudahkan banget pelanggannya ya, aku tinggal cek hotel atau tiket pake traveloka, btw aku udah lama ga ke pantai pangandaran hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, tinggal pilihm cek harga dan tempat, lalu transaksi. Selesai. Tak perlu jauh-jauh datang untuk kecewa karena sudah ada fitur zaman sekarang yang bisa memudahkan kita.
      Semoga Teh Tetty bisa liburan sekeluarga bersama Traveloka Xperience ke Pangandaran.

      Hapus
  12. Bangun pagi-pagi terus pemandangannya pantai tuh aduhai banget kayaknya ya kak. Apalagi dipandu traveloka Xperience, dijamin makin asik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya penasaran pengen melihat sunrise di pantai kayak gimana. Bisa heboh, deh. Soalnya biasa melihat matahari terbit dari balik gunung, jadi pengen lihat dari balik laut. Indahnya.

      Hapus
  13. Membaca cerita ini saya seakan sedang berada di Pangandaran, alurnya menarik. Sayang saya belum pernah ke Pangandaran. Semoga suatu hari bisa kesana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, semoga Allah izinkan. Dengan Traveloka bisa pesan tiket pesawatnya, lalu tinggal pilih mau turun di mana. Apakah Bandung dulu atau dekat Cilacap? Sudah ada panduan untuk memilih dengan adanya fitur. Saran saya, mending perjalanannya jadi satu paket untuk keliling Pulau Jawa di daerah pilihan. Biar bisa puas. :)

      Hapus
  14. Kenangan yang membekas di hati memang selalu mengajak kita kembali ke masa lalu ya mba... menelusuri kenangan hehe. Senangnya ada kemudahan dari Traveloka Xperience ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, kenangan yang membekas itu selalu memanggil saya untuk pulang pada rumah kenanga.
      Saya bersyukur ada Traveloka Xperience karena bisa tahu bahwa Pangandaran sekarang kian berubah lebih baik daripada dulu tetapi tidak kehilangan ciri khas.

      Hapus
  15. Duh, kapan ya bisa ke pantai Pangandaran?
    Tiga tahun tinggal di Bandung, tapi rencana ke Pangandaran tak pernah kesampaian. Sekarang sudah pulkam makin jauh dari harapan deh. Semoga suatu saat bisa ke sana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, semoga Teteh bisa ke Pangandaran juga bersama keluarga. Tempatnya menarik untuk dijelajahi.

      Hapus
  16. Makin kece aja nih Traveloka.
    Saya juga jadi pingin make fitur Xperience untuk mencari pengalaman-pengalaman baru di dalam hidup. <3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan dicoba, Mbak. Seru banget hal yang kita temukan dalam fitur Traveloka Xperience.👌😘

      Hapus
  17. Hal yang paling saya suka, pantai dan laut. Suntuk bisa ilang saat melihat laut lepas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Laut lepas bikin kita merasa damai. Ada sesuatu dari dalam laut yang menjadi daya tarik. Debur ombak sampai camar yang terbang di atasnya.
      Duh, kian rindu saja

      Hapus
    2. Duh jadi kangen kampung halaman deh

      Hapus
    3. Kampung halaman Bang Day di mana? Pesisir Utara PJawa atau Selatan?

      Hapus
  18. Aku juga udah lamaaa banget ngga ke Pangandaraaan mba.. asyik nih balik lagi ke sini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau gitu, main lagi ke Pangandaran, Mbak. Bisa main air juga. Atau pilih tur seperti yang saya rekomendasikan untuk menmikmati matahari terbenam di atas kapak pilihan.Romantis banget pastinya di Shane Josa.

      Hapus
  19. Ternyata Pangandaran menarik dikunjungi ya mbak, banyak destinasi wisata yang seru. Apalagi sekarang ada traveloka Xperience yang fiturnya lengkap banget, membuat liburan kemanapun jadi mudah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, saya bersyukur sekarang ada Traveloka Xperience, jadi lebih memudahkan untuk bikin perencanaan dan tidak bingiung sendiri. Tinggal transaksi lalu deal dan datang. Alhamdulillah.

      Hapus
    2. Bener2 mupeng nih mbak sama fitur Traveloka Xperience yang super lengkap ini. Jadi kita tidak hanya memesan tiket tempat wisata saja, namun bisa menikmati wisata kuliner, membeli oleh-oleh, beraktivitas bahkan mengikuti beberapa event hanya melalui panduan lengkap dari Traveloka Xperience ini.

      Hapus
    3. Betul, seperti yang saya jelaskan di atas dengan ilustrasinya untuk hal yang menarik minat saya. Senang karena bisa tahu banyak hal berkat Traveloka Xperience sekaligus beragam kemudahannya dan transaksi.

      Hapus
  20. Terakhirke Pangandaran waktu anak pertama masih TK skr di audah kelas 8 hihihi udah lama banget ya. Wah sekarang banyak pilihannya di Traveloka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo main lagi ke Pangandaran, Mbak Lia. Seseruan bareng keluarga dan rasakan kemudahan berkat Traveloka Xperience. Senang rasanya jika bisa keluarga bisa berlibur ke Pangandaran biar bisa ambil jeda dari rutinitas kota dan merasakan aroma kaut dengan ombaknya.

      Hapus
    2. Iya mbak ini si bungsu belum pernah ke sana, Insya Allah nanti kalau waktunya pas ke Pangandaran

      Hapus
    3. Semoga dimudahkan Allah, ya, Mbak. Dari Jakarta ke Pangandaran tinggal pakai jalur darat saja. Nanti si bungsu bisa pilih pengen apa di Pangandaram. Ada Traveloka Xperience sebagai pegangan. Oh ya, bisa wisata air juga, bakal seru, nih.
      Di Pangandaran juga ada pasar ikan, bisa lihat-lihat bentuk ikan apa saja yang khas Pangandaran. Atau borong asin jambal roti, hi hi. Kalau saya, sih, pengen main ke pasarnya juga. Soalnya dulu pernah beberapa kali ke sana.

      Hapus
    4. Iya mbak aku pingin ke green canyon lagi seru, waktu itu gak sampai ujung naik perahunya

      Hapus
  21. Aku belum pernah ke Pangandaran nih. Tp jadi tahu harus ceki2 traveloka xperience buat booking yg menarik di sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cek Traveooka Xperience dan dapatkan banyak hal menarik di sana, Mbak. Saya juga sampai takjub soalnya ada banyak pilihan paket wisata alam, yang untuk keluarga juga.

      Hapus
  22. Selama cuma denger-denger aja Pangandaran, tetapi belum pernah kesana. Pengen juga sih menjelajah, hingga sampai ke Pangandaran juga. Semoga suatu hari nanti.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, semoga Mbak Ida kesampaian mengunjungi Pangandaran bersama keluarga, semoga lancar pula rezekinya.

      Hapus
  23. quotnya asik juga "Sebab Kenangan yang Membekas Menyuruhmu Pulang" dan traveloka bisa memunculkan kembali kenangan yang membekas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kenangan yang membekas itu sulit lekang karena ada banyak hal baik di sana. Senang ada Traveloka Xperience yang bisa membantu saya untuk menapaktilasi lagi jejak perjalanan serta tempat wisata pilihan yang ada di sana.

      Hapus
  24. Pantas saja waktu dulu aku mudik ke Tasikmalaya, sepupuku ada yang ngajak ke Pangandaran. cuma karena kami masih kelas 1 SMA kala itu jadi blm boleh pergi sendiri. aaaa keren sekali pangandaran ini ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi hi, padahal Tasikmalaya lebih dekat ke Pangandaran jaraknya daripada Garut yang entah akan makan berapa jam.
      Pangandaran itu termasuk populer karena keindahan alamnya. Semoga bisa lebih tertata baik setelah sempat porak-poranda karena gempa dan tsunami. Sedih mengingatnya.

      Hapus
  25. dengan satu aplikasi, kita boleh dapat buat macam-macam perkara yang menyeronokkan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Kak Anies. Satu aplikasi untuk menunjang gaya hidup kita sehingga lebih mudah dan nyaman.

      Hapus
  26. Senangnya sekarang fitur-fitur Traveloka tambah banyak pilihan. Aku kemarin nyoba beli SIM card untuk di ln

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, asyik, bisa beli SIM card dengan mudah berkat Traveloka Xperience.

      Hapus
  27. Asyik ya dengan hadirnya fitur Traveloka Xperience liburan jadi makin seru dan mudah ya Mbak. Jadi nggak perlu repot2 lagi cari referensi tempat liburan karena semua ada di fitur ini. Ngomong2 soal Pangandaran saya juga belum pernah ke sana sih, tp tentunya dengan adanya traveloka xperience ini kalau mau ke sana nggak bingung lagi ya Mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, kita tidak perlu kukurilingan bingung cari tempat atau mau ngapain karena sudah ada Traveloka Xperience. Pangandaran itu luas dan masih banyak hal asing yang belum dijelajahi. Bahkan di Purbahayu juga ternyata ada destinasi wisata menarik berupa

      Hapus
    2. Saya jadi penasaran dengan Pangandaran ini setelah baca kisah Mbak di atas. Semoga rindunya segera kesampaian ya Mbak. Apalagi sekarang sudah ads Traveloka Xperience yang sangat membantu dan memudahkan penggunanya bila hendak berlibur atau sekadar refreshing.

      Hapus
  28. Kita semakin dimudahkan ya dengan fitur baru dari Traveloka ini. Jadi ketika berada di mana saja, bisa cobain Xperience untuk merasakan sensasi liburan yang menyenangkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Zaman dulu mah kala belum ada internet, rasanya kalau piknik jadi hambar dan muter-muter di tempat. Informasi yang dipunya pun terbatas, jadi bisa rempong.
      Sekarang ada Traveloka Xperience, liburan asyik dan tak perlu khawatir dengan segala kerempongan zaman dulu, he he.

      Hapus
  29. Duh, baca-baca tentang Traveloka Xperience bikin kepengen eksplor juga. Biar liburan gak mesti nunggu dana besar. Modal budget kecil pun tetep bisa seseruan dengan bantuan Traveloka Xperience ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo tunmggu apa lagi? Tak perlu pakai dana besar yang penting cukup. Adanya fitur dalam aplikasi memudahkan kita memilih juga tahu berapa harga tiket sampai lainnya. Jadi kita tinggal persiapkan saja dengan mudah dan menyenangkan. Selamat berlibur.

      Hapus
  30. Sudah lama enggak ke Pangandaran mbak, tapi seru juga kalau bisa jalan kemari ya mbak pakai Traveloka Xperience.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Senang karena Pangandaran pun masuk ke dalam destinasi yang ada di Traveloka Xperience, jadi terharu banget menemukan banyak hal unik dan baru di sana. Pangandaran sudah berubah untuk lebih baik lagi.Semoga kian banyak wisatawan yang melancong ke Pangandaran.

      Hapus
    2. Pangandaran memang jauh lebih baik kalau lihat dari artikelnya mbak Rohyati jadi segera ke sana lagi hehe

      Hapus
    3. He he, iya, dan senangnya dapat tahu lebih banyak lagi tentang Pangandaran berkat adanya aplikasi Traveloka dengan fitur Traveloka Xperience..
      Semoga Allah izinkan saya sekeluarga ke Pangandaran, kangen banget.

      Hapus
  31. Mau dong naik perahu di pangandaran. Harus disimpen nih, layanan tur dari traveloka xperience biar ga kelupaan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aplikasi Traveloka diinstal saja, Mbak. Biar bisa lihat-lihat dan kadang ada nootifikasi penawaran istimewa. Sampai Harbelnas 10-10 kemarin.

      Hapus
  32. Menyenangkan bangeett baca kisah ini Mbaaa. Sangat personal dan "ruh"-nya dapat banget!! Auto pingin k Pangandaran bareng Travelokaaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah jika menggugah, soalnya ingin agar bisa curhat sekaligus mengajak dan memperkenalkan Traveloka Xperiece kepada pembaca untuk menjelajah Pangandaran dengan mudah.

      Hapus
  33. wahh seru bangett nih pangandaran , pantainya begitu indah dan rame sekali mba, pokoknya seru tuh kalao ke panta pangandaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seru banget, Mbak. Main ke sana, ya. Asa banyak hal menarik dan menyenangkan di sana. Laut dan hutan, lalu curug juga ada. Kotanya cenderung tenang. Cocok bagi yang bosan berada di kota besar.

      Hapus
  34. wah. Pangandaran. Aku belum pernah nih ke sini. Baca ceritamu jadi kepingin main ke sana kapan-kapan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Datanglah ke Pangandaran bersama keluarga besar, Bunda. Sekalian menikmati kulinernya yang khas sampai menyaksikan matahari terbenam di Pantai Barat Pangandaran, atau matahari terbit di Pantai Timurnya. Bisa juga pesiar dengan kapal dan menikmati matahari terbenam sambil menyusuri sungai di Kalipucang. Begitu syahdu pastinya.

      Hapus
  35. Sekarang kalau sesuatu hal yang berhubungan tentang liburan pasti langsung buka Traveloka hihi, entah mau pesen tiket pesawat, hotel, atraksi, makan. Semuanya udah terpenuhi dalam satu aplikasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Traveloka memudahkan banget, ya? Senang ada Traveloka Xperience, liburan atau bepergian ke mana pun jadi seru.
      Aplikasinya juga lengkap dan detail.

      Hapus
  36. Aku selalu merindukan antai, mungkin karena aku anak pegunungan ya, heehe. Pangandaran layak dikunjungi lagi kayanya, ntar kalau mudik belok dulu ke sini deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, dulu sebagai anak kota saya bosan dengan suasana kota dan pengen suasana gunung di kampung juga suasana pantai di Pangandaram.
      Sekarang sebagai orang kampung kadang kangen pada suasana kota, hi hi. Cuma suasana pantailah yang tetap membekas dalam jiwa.

      Hapus
  37. Pangandaran deket banget dari tempetku mba, kurleb sejam nyampe hihihi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, asyik, dong. Bisa lebih sering ke Pangandaran. Dari rumah saya di garut jauh banget. Duh, kangen.

      Hapus
  38. Traveloka ini emang joss banget ya mba, idolaku sejak dulu nih., mantab pokoknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi hi hi, idola banyak orang, termasuk teman-teman saya juga. Termasuk saya juga. Senang ada Traveloka.

      Hapus
  39. Silahturahmi sambil jalan jalan itu emang lebih enak ya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, he he.
      Silaturahum penting dan saya bersyukur punya banyak saudara di Pangandaran dari pihak mbah saya.

      Hapus
    2. Kalau saya liburan sambil silahturahmi ke Medan sih Bu. Dan enaknya lagi suasananya jauh beda sama Jakarta yang sumpek.

      Hapus
  40. Pangandaran terus terkenal sejak dahulu. Eksotik pantai dan objek wisata lainnya bikin kangen pulang kampung. Traveloka membuat hidup jadi lebih mudah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mpo. Sejak saya masih kelas 1 SD baru ngeh tentang Pangandaran. Sebenarnya kala kecil gak ingat apa pernah diajak ke sana karena ingatnya kala sudah SD, hi hi.
      Gak tahu juga mengapa Pangandaran bisa terkenal dari sejak dahulu kala, tetapi potensi alamnya luar biasa. Yang bikin saya sedih adallah bagaimana dengan proyek jalur kereta dari Banjar ke Pangandaran? Padahal bisa diubah konsepnya sebagai semacam jalur kereta wisata istimewa.
      Tak tahu juga, ya. Apakah ada kendala alam di sepanjang jalur itu.

      Hapus
  41. Mba aku malah belum pernah ke pangandaran wkwkwk rencananya pengen ke sana sama keluarga sih :P
    btw lengkap banget ya mba traveloka xperience

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga kesampaian ke Pangandaran bareng keluarga Teh Herva. asyik jika jalan-jala bareng Akang Suami dan anak-anak. Itu untuk mengeratkan bonding juga. Setelah kolam renang mainlah ke pantai.

      Hapus
    2. betul mba semoga nih jadi kami liburan ningkatin bonding di Pangandara

      Hapus
  42. Aku dah coba Traveloka Xperience, praktis dan banyak diskonnya juga hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asyik, dong. Banyak diskonnya itu meringankan dana anggaran jalan-jalan kita, ya. Bisa hemat dan ada poinnya juga yang bisa dimanfaatkan.
      Selalu mengeksplorasi banyak hal bersama Traveloka Xperience.

      Hapus
    2. Iya bener banget asyik dan ngebantunkita banget sih.

      Hapus
  43. Alhamdulillah ya mbak, ke.pangandaran jadinya mengumpulkan kenangan masa kecil. Saya malah belum pernah ke pangandaran.entahlah saya kayaknya anak rumahan banget, makanya seneng banget ada traveloka experience jadi tahu ternyata banyak ya tempat yang bagus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga Mbak Sri bisa ke Pangandaran juga, asyik di sana. Itu tempat liburan keluarga pula dan sedang bebenah.
      Duuuh, saya tidak sabar untuk segera ke Pangandaran. Sudah ditunggu keluarga besar Mang Haji Samino. Bagaimanapun keluarga adalah hal utama, ada ikatan yang kuat antara keluarga besar almarhun bapak karena pada dasarnya sudah lama terbentuk sejak dulu, Cuma saya saja yang cenderung dekat dengan pihak keluarga besar, mungkin karena anak perempuan jadi diperhatikan mereka pula.Apalagi almathum bapak itu termasuk dekat dengan para saudaranya, termasuk para sepupu.
      Saya juga senang di Traveloka Xperience ada banyak tempat bagus, jadinya kalau ke Pangandaran tidak sekadar silaturahim semata, pengen menjajal tempat wisata untuk diulas di blog ini. :)

      Hapus
  44. Mbakku.. rencananya bulan depan aku mau ke Anyer nih ajak kaluarga.. asikkk bisa seseruan juga ah bareng traveloka xperience.. download sekarang.. banyak banget referensi tempat makan dan tempat liburan di anyer nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaah, selamat, ya, Mbak Elly. Traveloka memang oke. Kita bisa tahu banyak hal yang terpilih berkat adanya fitur Xperience. Saya sudah unduh dan baru lihat Pangandaran serta Garut dulu, doang, berikut Bandung, hi hi. Belum lihat Anyer. Nanti lihat ada apa saja di sana, soalnya penasaran denagn Anyer dan pengeeen banget bisa mengunjungi Banten, kalau bisa singgah di Rumah Dunia juga.

      Hapus
  45. Duh Pangandaran, aku kangen banget deh. Nyobain eksplor Pangandaran di
    Traveloka Xperience juga ah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayu, Teh Nia. Tidak terlalu jauh dari Bandung sebenarnya meski berbatasan dengan Cilacap, Jawa Tengah.
      Ajak keluarga dan persiapkan segalanya dengan baik agar bisa liburan #XperienceSeru banreng Traeloka. Sebentar lagi musim liburan tiba, ya.

      Hapus
  46. wah jadi ingin ke pangandaran suatu hari nanti, semoga kesampaian ah kesana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, datanglah bersama si kecil dan ajak ia merasakan laut di pesisir selatan Pulau Jawa yang berbeda. Nikmati kebersamaan keluarga agar Qonita pun mengenangnya.

      Hapus
  47. Wah jd keingetan nih sdh lama banget ga main ke Pangandaran dulu minimal setahun sekali hehe.. traveloka Xpererience ngebantu banget ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asyik, dong, Teh Ida setahun sekali ke Pangandaran. Saya sudah puluhan tahun tidak ke sana.
      Adanya Traceloka Xperience justru memudahkan kita untuk melakukan -erjalanan sekaligus menyambungkan tali silaturahim.

      Hapus
  48. Saya belum pernah ke Pangandaran
    Semoga kapan2 bisa ke sana ^_^

    Tempat masa kecil itu membekas banget, ya

    BalasHapus
  49. suasana pantai memang selalu bikin fresh ya.. pantes banyak yang bilang pantai atau laut itu sebagai vitamin hehe.. ternyata emang seru dan menyenangkan apalagi dengan adanya fitur traveloka xperience yang bisa kasih info dan rekomendasi selama perjalanan disana

    BalasHapus
  50. Syukur deh banyak yang rindu pangandaran, saya sebagai org pangandaran juga ikut senang, tentunya liburan ke pangandaran pake Traveloka jadi lebih mudah buat melakukan banyak hal saat liburan..
    saya juga baru tahu ada semacam pake tur gitu,, semacam paket wisata mungkin yah.. semoga maju aja buat traveloka dan bisa memajukan seluruh destinasi wisata di seluruh indonesia

    BalasHapus
  51. Asyik bener jalan-jalan pake traveloka Xperince ini ya mbak. Aku pengen juga menjelajahi nusantara. Kayaknya perlu nih pake traveloka juga biar traveling gak pake ribet

    BalasHapus
  52. Traveloka Xperience ternyata fitur nya lengkap banget, apapun yang kita perlukan untuk menghibur diri, baik menginap di hotel sampai mau perawatan pun ada ih canggih bener

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, canggih dan sangat memudahkan mobilitas kita. Konsep yang diusung Traveloka Xperience itu inovatif di era digital dan sangat membantu kaum muda milenial agar beroleh pengalaman baru yang seru.

      Hapus
  53. Jarak dan waktu sudah tidak lagi jadi masalah untuk menikmati liburan ya mbak, Traveloka Experience memberikan kita begitu banyak kemudahan dalam melakukan perjalanan wisata atau sekedar menikmati hari lbur bersama keluarga.

    Ke Pangandaran belum pernah, tapi saya sangat menikmati lagunya yang dinyanykan oleh Doel Sumbang, hehee...

    BalasHapus
  54. Sekarang Traveloka makin mantul, banyak pilihan dan sangat mempermudah kita. Bisa sekalian ambil tur kalau jalan-jalan. Biar bisa seruan bareng2

    BalasHapus
  55. Saya penasaran banget dengan rumah yang bergaya kuno itu, kok tidak ada penampakannya ya. Sampai saya nonton videonya juga tak nemu nih.

    BalasHapus
  56. Kata temenku yang udah kesana sekarang Pangandaran udah lebih rapi beda kaya dulu hehe. Inget duku waktu SD kesini tapi cuma main di Pantai aja.

    BalasHapus
  57. udah lama banget engga ke pangandaran, kangen sama pasir putihnya

    BalasHapus
  58. Sayaaaa..pengeeeen ke Pangandaran nih.. kepoun tour di Traveloka Xperience dulu ah...

    BalasHapus
  59. Kalau ke Pangandaran enaknya rame-rame bersama keluarga ya mba. Apalagi skarang mau liburan pun bisa dengan cara mudah ada Traveloka :)

    BalasHapus
  60. Mbak Rohjati bingung nyari penganan di Pangandaran ya? Di sana seafoodnya mantap bukan ya Mbak? Teman kos saya dulu, kalau pulang ke Pangandaran suka bawain lobster soalnya, hihihi....

    BalasHapus
  61. jadi inget beberapa tahun lalu aku ke Pangandaran sama temenkum, naik motor, jadi kangen pengen ke sana lagi nih

    BalasHapus
  62. Wah, udah lama banget ga ke Pangandaran. Terakhir bulan puasa beberapa tahun lalu. Semoga jalur keretanya dihidupkan kembali biar bisa ke sana naik kereta. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu harapan saya juga agar bisa lebih nyaman ke Pangandaran, soalnya banyak yang mabuk darat jika naik bus atau mobil, dengan kereta lebih nyaman dan ada sensasi tersendiri.

      Hapus
  63. Pangandaran buat saya juga sebuah kenangan. Selalu rindu ke sana terutama ke daerah Batu Karas. Suka banget melihat debur ombak dan para peselancar bermain-main di atas ombak.

    BalasHapus
  64. Wah Pangandaran ini termasuk tempat wisata jadul tapi tetap eksis ya mbak. Sekarang pasti tambah rame nih Pangandaran.

    BalasHapus
  65. Meskipun saya orang jawa barat, belum pernah ke pangandaran mbak, jadi asyik banget menyusuri cerita mbak, tentang pangandaran. Jadi pengen berpetualangan sama anak anak nih. udah lama sih pengen menyisir pantai di jawa barat tapi belum juga terealir. moga setelah anak anak besar, jadi teman perjalanan yang menyenangankan.

    BalasHapus
  66. Canggih banget siii...aplikasi Traveloka ini...
    Sekarang jadi makin banyak menu yang ditawarkan.
    Aku juga uda lamaaa banget gak ke Pangandaran. Btw, naik kuda begini ada di Pantai yang sebelah mana ya, kak?

    BalasHapus
  67. Menyenangkan banget pakai aplikasi Traveloka Xperience ini ya mbak. Apalagi harganya lebih murah dibanding beli langsung.

    BalasHapus
  68. Aku belum pernah loh kesampaian berkunjung ke Pangandaran :( Zaman SMP dulu kan aku lagi ujian Try Out gitu sementara orangtua dan kedua adikku ke sana deh aku ditinggal jadinya. Kalau ingat aku jd sebel deh hiks :( Enak ya pakai Traveloka Xperience serba mudah. Mau nonton bisa, spa, traveling, playground, musik dll bejubel dah. Apalagi kalau ada diskonnya wow...kesukaan mamah2 hahaha. Pesannya gampang dan bayarnya pun mudah. AKu pernah juga kok makan enak dan hemat pakai voucher discount-nya. Bikim ketagihan.

    BalasHapus
  69. rasanya saya seperti sedang ada di pangandaran begitu membaca kisah mba rohyati disini, banyak ya kejadian yang bisa dikenang, dan traveloka membantu mengobati rasa rindu yang mba rasakan

    BalasHapus
  70. Saya cukup surprised mba, ternyata Traveloka experience juga ada tiket nonton dan juga workshop. Keren banget ini..

    BalasHapus
  71. Dari dulu pengen banget ke Pangandaran. Sejak tau Bu Susi dari sana sih hehe. Dan aku seneng banget baca artikel ini, bakal ngebantu banget klo jadi kesana awal tahun besok. Tfs mbaaa

    BalasHapus
  72. Pangandaran ini ikutan terkenal karena bu Susi ya. Banyak kisah tentang nelayan Pangandaran ini dan bu Susi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Senang Bu Susi berasal dari Pangandaran karena dengan demikian bisa membantu agar potensi Pangandaran pun kian menonjol. Dalam video saja terlihat betapa beda suasananya daripada dulu dengan sekarang. Pantai Timur Pangandaran saja sedang bebenah.

      Hapus
  73. Saya belum pernah sama sekali ke Pangandaran mba, jadi pengen juga ih, ternyata banyak cerita di sana ya.
    Dan ternyata kehidupan mba Rohyati memang di seputaran Jabar semua.
    Bandung, Garut duh jadi ngidam dodol Garut hahahaha.

    Sayangnya Jabar itu jauh banget dari sini, padahal kami suka banget explore (kalau waktu dan duit memungkinkan).

    pengen ih explore Jabar juga, saya tahunya Bandung dan Cirebon doang, itupun Cirebon cuman beberapa jam doang.

    Btw lagi, saya juga pelanggan Traveloka mba, yang Xperience ternyata udah pernah 2 kali pakai buat beli tiket masuk permainan anak hahaha.

    Suka banget pakai Traveloka, soalnya potongannya bikin bahagia.
    Apalagi kalau lagi promo, bisa hemat banyak banget.

    Eh pernah juga sih beli tiket bioskop di Xperience juga ya?

    Potongannya setengah harga dong, bahagiaaaa banget dah hahaha.

    Pengen juga ke Pangandaran, lalu explore daerahnya pakai Traveloka Xperience :)

    BalasHapus
  74. Saya itu sudah sejak dulu tau pantai Pangandaran, Mbak. Baik dari televisi atau majalah. Hanya.. sampai sekarang belum sempat ke sana hehehe.
    Makanya bisa jadi daftar list nih, apalagi sudah ada Traveloka Xprience. Jadi segalanya jadi mudah, cepat, dan menyenangkan ya, Mbak.

    BalasHapus
  75. Kemaren itu kakak saya baru aja pamer abis jalan-jalan dadakan ke Malaysia lewat paket perjalanan yang ditawarin Traveloka ini. Jatohnya jadi lebih murah dan gak ribet... ku jadi ingin cobain juga nih TRaveloka Xperience

    BalasHapus
  76. cari apa aja ada ya di traveloka sekarang, jadinya lebih mudah dan praktis

    BalasHapus
  77. kemaren passaya mau kepontianak kan waktunya mepet banget,nah saya paketraveloka,,booking hoteldadakan juga bisa,harganya terjangkau lagi

    BalasHapus
  78. Traveloka sudah kumplit banget ya semua ada, urusan perut ada, urusan hiburan murah, hotel bejibun,tiket perjalanan juaranya mau isi otsk juga ada kursus/seminar dll.

    BalasHapus
  79. Senang pasti nya bisa mengenang masa kecil yang sangat menyenangkan ya mbak , dlu bisa manjat pohon kalau sekarang jarang banget bisa manjat pohon malu sama umur kali ya 😁 ( saya juga hobi banget manjat pohon jambu milik temen ) .
    Saya juga pernah ke Pangandaran sekali waktu ada tur dari kelurahan udh 18 tahun yg lalu kali ya. Sekarang kalau mau ke Pangandaran liburan bareng keluarga gak perlu repot pake tur dr kelurahan yaak cukup traveloka xperience aja

    BalasHapus
  80. Malam mbak... Wah lengkap banget ttg traveloka xperience nya... Sekarang apa" sangat mudah ya... Ga ribet.. Tinggal dwld apk nya langsung deh... Sy blom pernah ke Pangandaran... Tp sy juli kemari liburan ke Garut mba selama 3 hari.. Dan smpt eksplore bbrpa wisata di Garut.. Salah satunya ke gunung Papandayan... Dingin ya Garut ternyata... Next time kl ada waktu boleh juga nih destinasi liburan ke sana...

    BalasHapus
  81. Di pangandaran adalah tempat dimana orang yang aku suka malah ditembak sama orang lain, sedih banget kenapa gak aku yang duluan nembak coba :( :( :(

    BalasHapus
  82. Punya aplikasi Traveloka tapi baru nyadar kalau sekarang fiturnya sudah sebanyak ini :D Ahaahha. Biasanya baru buka Traveloka kalau nyari tiket pesawat atau kereta doang. Ternyataaaaa... sekarang banyak buanget yaaaa fiturnya. Kayak one stop shopping gitu. Makasih infonya ya, Mbak :)

    BalasHapus
  83. Jadi inget beberapa tahun silam. Pangandaran memiliki banyak kenangan bersama teman-teman semasa SMA. Pengen ke Pangandaran lagi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masa SMA biasanya seru dan sangat mengesankan karena masa remaja itu penuh romansa ceria dan tanpa beban. Ayo ke Pangandaran untuk napak tilas jejak kenangan silam juga, Kang.

      Hapus
  84. Gila ya Traveloka Experience, benar benar keren. Kupikir cuma bisa pesan tiket dan hotel doang, sekarang sudah menyeluruh, apa aja sudah ada. Mantap jiwa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Justru Traeloka Xperience sangat membantu kita dengan inovasinya, Memberi kenudahan kepada masyarakat luas sekaligus mempertemukannya dengan para pelaku usaha yang bergabung sebagai merchant Traveloka. Senang rasanya kita dipertemukan seperti itu menjadi semacam kerja sama yang saling menguntungkan.

      Hapus
  85. Saya belum pernah ke Pangandaran Mbak..duh!
    Mesti ke sana nih baca cerita Mbak Rohyati menarik sekali masa kecilnya di sana.
    Menggunakan Traveloka Xperience sekarang mempermudah banyak hal ya..Jadi lebih hemat pula!

    BalasHapus
  86. sekarang kemana mana nggausah lhawatir ngga ada kegiatan yaa. semua lengkap ada di traveloka xoeriencee. bahkan kalo mau ke salon juga adaa

    BalasHapus
  87. Saya belum pernah ke Pangandaran nih, mbak. Ternyata seru ya ke Pangandaran dan mudahnya pesen tiket via Traveloka Xperience aja. Btw, di Pangandaran ada oleh-oleh khas apa aja ya mbak?

    BalasHapus
  88. Wah, jadi tertarik juga buat tulisan guna mengeksplor kota tinggal saat ini dengan mengacu pada impresi menggunakan Traveloka Experience. Terima kasih atas inspirasinya.

    BalasHapus
  89. Travelokaaaa sudah ngga bisa dingerti lagi, baik bangeeeet sama kita-kita yang memang butuh liburan yak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa, baik banget sebagai online travel agent sudah sangat lengkap mengakomodasi kebutuhan kita mengenai gaya hidup dan perjalanan. Bahkan fleksibel serta memberi rasa aman dan nyaman.

      Hapus
  90. Keren banget, traveloka xperience bisa lengkap gitu fiturnya, sampe ada 12 fitur... Duh ngiler ah hehehehe

    BalasHapus
  91. Wah kebetulan saya belum pernah ke Pangandaran..katanya sih cakep pemandangannya. Apalagi sekarang ada traveloka jadi lebih mudah kalau mau kesana

    BalasHapus
  92. Saya sekali ke Pangandaran ke rumah teman, dah sekarang udah lama banget ke sana, rindu sama pemandangan dan lepas pantainya .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga Mbak suatu saat kelak bisa ke Pangandaran jika ada waktu dan rezekinya. Bisa main lagi ke rumah teman sekalian melihat pantainya yang menawan.

      Hapus
  93. Masyaallah, akhirnya bisa mengagendakan menyusuri Pangandaran lagi ya teh. Semoga nanti Palung dan ayah senang ke sana. Untung sekarang ada traveloka xperience. Perencanaan jadi makin mudah yaa

    BalasHapus

Terima kasih sudah singgah, silakan tinggalkan jejak komentar sebagai tanda persahabatan agar saya bisa lakukan kunjungan balik. Komentar sebaiknya relevan dengan isi tulisan. Nama komentator tidak langsung mengarah ke URL pos blog agar tidak menambah beban jumlah link pemilik blog ini. Jangan sertakan link hidup dan mati, apalagi iklan karena termasuk spam.Terima kasih banyak. Salam. @rohyatisofjan

Rindu Pangandaran? Jadikan Traveloka Xperience sebagai Pegangan

Suasana Pantai Barat Pangandaran Menjelang Senja PANGANDARAN adalah rumah ketiga saya, setelah Bandung sebagai tanah kelahiran dan ...