Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

Ingin Latihan Karate Lagi

Gambar
TERTAWAKAN saja, dalam usia kepala 4, sekarang 43 tahun, masih ingin berlatih karate lagi. Padahal tulang sudah kaku, usia sudah tak muda lagi, asam kurat kerap kumat, sendi terkadang nyeri, tubuh tak lentur lagi. Yang utama, sudah lupa semua gerakan dasar yang puluhan tahun lalu dipelajari. Belajar karate sejak Juli 1994, cuma sampai kelas 2 SMU Al Fatah, dan sabuk hijau padahal sudah menguasai gerakan kata secara lancar untuk sabuk biru, bahkan iseng ikut belajar tahap gerakan kata untuk sabuk cokelat yang sulit bersama teman-teman dari SMU Negeri 1 Limbangan (sekarang berubah nama jadi SMAN 13 Garut) yang rajin latihan.

Keluarga Samawa

Gambar
JUDUL di atas merupakan komentar teman Facebook pada status saya. Mulanya saya tak paham dan tak tahu bagaimana cara menanggapinya, sampai ingat postingan seseorang di WAG pekan lalu tentang itu. Bedanya, dalam WAG (WhatsApp Group) ada penjelasan atas akronim samawa yang berarti sakinahmawaddahwarrahmah sehingga saya bisa cepat memahaminya. Sedang komentar teman FB saya yang merupakan teman masa SMU/SMA cukup singkat saja: keluarga samawa.

Pertama Kali Makan Buah Naga

Gambar
MESKI buah naga sudah lama populer dan sudah lama dikenal saya, lupa apakah sebelum atau sesudah menikah dengan ayahnya Palung, namun buah itu bagi saya cuma sekadar untuk dilihat saja tanpa tahu wujud rasanya. Ketika Palung sudah besar, saya pernah tanya rasa buah naga pada sepupu yang katanya asam. Dan saya percaya saja tanpa pernah tertarik untuk membuktikannya. Padahal, bisa jadi sepupu lagi sial, beroleh buah yang kebetulan asam, padahal ternyata tak semua rasa buah naga asam, dan tak semahal itu yang dulu pernah mencapai harga 10 ribu per buah. Kemarin pagi saya telah merasakan bagaimana buah naga itu: manis dan lembut!

Internetan Santai Bersama Smartfren

Gambar
MARET ini, dua pekan mendatang, akan genap setahun lagi saya bersama Smartfren. Sebelumnya pada tahun 2014 pernah pakai modem SmartfrenMobi namun rusak, lebih tepatnya dirusakkan anak orang lain, anak SD yang nyelonong masuk ke dalam rumah bersama keponakan dan tak paham bahwa kotak hitam itu barang elektrik yang tak boleh dimainkan sembarangan. Syukurnya saya beroleh ganti yang lebih baik meski harus bersabar dan menunggu lama pada tahun 2018, artinya butuh waktu 4 tahun agar sanggup beli ponsel ANDROMAX PRIME dengan kartu SIM Smartfren seharga 349 ribu rupiah.