Selasa, 19 Februari 2019

Bengkak di Pangkal Paha Harus Segera Diobati dengan Cara yang Tepat



ADAKAH yang pernah merasakan nyeri atau sakit di pangkal paha kanan karena suatu sebab secara mendadak? Saya mengalaminya namun tak sepenuhnya menyadari apa yang terjadi. Mulai dirasakan pada hari Sabtu, mendadak saja pangkal paha kanan saya nyeri. Saya abaikan karena pikir hanya pegal sehabis kecapaian bekerja mengurus rumah tangga dan kerap duduk menghadap komputer dengan posisi sesukanya. Kadang di meja dengan kursi kayu yang keras, kadang di lantai papan kayu dengan posisi satu kaki ditekuk dan kaki lainnya berada di bawah. Tak bisa duduk manis kayak sila atau emok (bahasa Sunda untuk duduk secara sopan dengan merapatkan kedua paha menyilang), sayanya kurang nyaman demikian. Padahal kedua posisi itu berkaitan dengan keseimbangan agar tubuh tak bertumpu pada satu sisi saja. 

Emok juga secara filosofis menjaga agar kewanitaan kita tetap rapat, itu nasihat nenek teman saya di Bandung yang usianya sudah sepuh banget. Gak ngomong langsung kepada saya yang bertamu, cuma menegur cucu perempuannya yang sudah menikah agar emok kala duduk di lantai sembari menunjuk pada bagian kewanitaan teman agar apet (rapat). 

Maksud sang nenek baik. Itu pemikiran arif secara turun-temurun yang sudah terbukti kebenarannya, cuma generasi muda kerap  abai karena merasa benar sendiri dengan pemikirannya yang belum teruji secara klinis dan historis, hanya atas dasar sesuka hatilah.

Selain emok, ada juga simpuh. Cara duduk seperti dalam gerakan shalat. Cuma, tak nyaman bersimpuh lama-lama. Cara terbaik adalah ganti dengan posisi lain, jadi sila, emok, lutut ditekuk sebagian, atau selonjoran dengan dua kaki berselonjor lepas maupun satu kaki saja dengan kaki lainnya ditekuk. Itu variasi cara duduk agar tak kesemutan. Cuma tak sopan jika dilakukan di depan orang lain, praktekkan jika sendirian saja, ya.

Duh, saya malah bahas cara duduk di lantai segala padahal niat semula bahas bengkak pada pangkal paha. Baiklah, sampai di mana tadi? Bagian saya merasakan nyeri. Ya, Sabtu merasakan nyeri yang diabaikan. Lantas Ahad atau Senin saya baru menyadari ada bengkak di pangkal paha bagian kanan kala meraba nyerinya, tidak berwarna, hanya ada tonjolan di dalam kulit lalu memanjang ke bawah. Astagfirullah!
Saya pikir kejadiannya hari Jumat sebelum Sabtu. Suami kerap tidur seenaknya sambil memeluk saya dan menjadikan paha saya yang empuk guling hidup. Namun lututnya yang tajam dan berat karena suami kurus mengenai jaringan pembuluh darah hingga bengkak. Ya, atuh, bengkak karena kerap menindih paha saya yang tengah lelap. Kalau sadar akibat nyeri yang ditimbulkan, saya kerap protes dan menyuruh suami meluruskan lututnya. Lebih sering saya tak sadar makanya beroleh bengkak dadakan .

Sepertinya kami harus beli guling baru agar lutut suami parkir di guling saja jangan di paha saya, ha ha. Mungkin suami kelelahan banget maka menumpukan semua berat badannya pada saya kala tidur sambil memeluk. Dipeluk itu enak namun yang tak enak adalah efek ditindih yang bisa bengkak.

Bengkak demikian sebaiknya jangan diabaikan. Semula saya pikir bisa diatasi dengan balsam Geliga, namun tak ada kemajuan. Malah satu titik yang bengkak di bagian kanan memanjang ke kiri, seruas jari tangan. Saya cemas karena demam. Kalau bergerak, kepala terasa nyut-nyutan karena nyeri di pangkal paha. Bengkaknya tak nyut-nyutan, cuma rasa sakit itu yang disalurkan ke otak sebagai peringatan.

Saya ingat pernah baca tulisan teman-teman tentang salep Thromboflash di blog mereka. Saya WA teman-teman di kampung sampai Teh Ade Posyandu apa punya salep itu. Nyatanya tiada yang punya. Sampai Ipah, sahabat baik saya, menengok sambil membawakan sebotol minyak herbal sebagai obat multiguna. Ipah menuang sebagian kecil ke dalam wadah untuk dicoba saya. Barangkali bisa mengatasi bengkaknya.

Ternyata tak berkhasiat apa-apa, saya tetap demam dan hanya berbaring melulu sambil selimutan. Saya ingat nasihat Ipah agar segera berobat karena butuh obat dalam seperti antibiotik. Suami ngasih uang untuk berobat di Bidan Lia. Saya pengennya bareng suami makanya menunda. Sayang suami sibuk melulu dan terlalu lelah menemani istri. Padahal saya ingin ditemani suami agar bisa memahami penjelasan Bidan Lia.

Sudahlah, pagi-pagi sekali, Senin pagi pukul 6 kurang lebih saya ke rumah Bidan Lia dan memeriksakan diri. Bahas soal bengkak ternyata menurutnya tak parah meski saya khawatir. Semoga saja bukan kelenjar getah bening seperti yang pernah saya baca di Google, cuma bengkak biasa akibat cedera.


Saya dikasih 4 jenis obat dalam bentuk kaplet (pil lonjong):
1. Amoxicillin, antibiotik terbuat dari penisilin 500 mg yang populer untuk mengatasi demam dan melawan penyakit dalam tubuh.
2. Vastral, untuk pegal, semacam suplemen makanan.
3. Fargetix semacam mefenamic acid 500 mg, untuk rasa nyeri.
4. Bufacaryl, ini yang utama, mengatasi bengkak.

Semoga saja keempat obat itu efektif bagi kesembuhan saya. Sakit itu tak enak. Khawatir sakitnya tergolong berat. Tak bisa saya bayangkan jika bengkaknya karena kelenjar getah bening, akan berat banget bagi saya dan suami. Pemeriksaan dan pengobatan sangat mahal, belum lagi harus kemoterapi sampai operasi. Semoga tidak demikian. Semoga hanya cedera biasa yang bisa sembuh seiring waktu berkat obat-obatan dan istirahat yang cukup.

Alhamdulillah, obatnya mujarab. Hari pertama minum obat, nyeri dan demam saya sampai hilang. Kepala tak nyut-nyutan lagi kala bergerak. Bengkaknya memang masih terasa dan jika ditekan tetap nyeri, namun setidaknya obat-obatan bisa meringankan gejala nyeri saya. Apa boleh buat, kita tetap butuh obat-obatan kimia demi mengatasi rasa sakit karena suatu hal. Komposisi bahannya, apalagi jika diminum sekaligus sebagai paket pengobatan (antibiotik, pereda nyeri, pegal, dan untuk bengkak), bisa mengatasi rasa sakit. Itu obat generik jadi murah. Biaya periksa dan berobat di Bidan Lia hanya 35 ribu rupiah.

Sebaiknya segera periksakan diri ke dokter di puskesmas atau klinik (saya sengaja di bidan desa karena dekat rumah, obat-obatan yang disediakannya pun cukup lengkap). Rasa sakit dan bengkak di bagian tubuh jangan dianggap sepele. Sehat itu harus diupayakan meski terasa mahal.
Sebenarnya agar lebih cepat sembuh harus dibarengi obat luar. Bidan Lia merekomendasikan salep Thrombo Gel atau Hico. Harga Thrombo Gel dalam kisaran 37 ribu rupiah, kalau Hico sekira 20 ribuan. Sayang di Bidan Lia tak ada stoknya. Saya harus turun gunung ke apotek di kecamatan. Namun dikompres air hangat juga bisa meredakan bengkak.

Obat Itu Pahit Namun Mujarab

Ya, semua obat akan terasa pahit. Amoxicillin rasanya selalu aneh dari dulu sampai sekarang, meski tak berasa terlalu pahit namun termasuk obat dengan aroma tajam. Fargetix berwarna biru, rasanya juga pahit namun tak beraroma tajam. Kalau Vastral meski termasuk suplemen makanan warna pink, pahitnya bukan main. Masih mending Bufacaryl karena berukuran paling kecil jadi mudah ditelan tanpa harus dihaluskan dulu seperti tiga pil lainnya.

Yah, saya alami kesulitan jika meminum (atau memakan obat?) dengan bentuk lonjong yang lumayan besar, sulit menelannya. Lebih mudah jika dihaluskan dulu dengan bantuan tutu batu. Obat yang masih berada dalam kemasan, saya tumbuk dengan hati-hati sampai terasa halus jadi serbuk. Demikianlah, setiap orang punya cara untuk minum obat, sedang cara saya terbilang konyol.

Khasiat dan Efek Samping Obat


1. Amoxicillin efektif sebagai antibiotik, sayang jika diminum secara bersamaan dengan pil KB di lain waktu maka akan mengurangi efek pil KB-nya. Ada obat-obatan tertentu yang bisa mengurangi keefektifan suatu pil yang sedang dikonsumsi secara harian seperti amoxicillin dengan pil KB. Namun Amoxicillin bisa mengatasi infeksi berbagai jenis bakteri yang menyerang saluran pernapasan, kemih, dan telinga. Harap perhatikan cara pemakaiannya, jangan digunakan secara sembarangan. Juga konsultasikan dengan dokter apabila sedang hamil.



2. Fargetix yang mengandung mefenamic acid (asam mefenat), bagus untuk mengatasi nyeri. Biasanya obat untuk sakit gigi, kepala, dan menstruasi, bahkan asam urat.  Ukuran bahan yang 500 mg masih dalam dosis wajar, apalagi jika cuma dimakan selama 3 hari sekali atau lebih. Namun jika lewat dari seminggu dan tiada kemajuan, maka sebaiknya periksakan diri ke dokter secara menyeluruh. Kalau perlu lakukan tes urin, darah, sampel jaringan, CT scan, dan sekian pemeriksaan lain.  


3. Saya tidak tahu komposisi Vastral dan Bufacaryl itu apa saja. Namun memang efektif mengatasi pegal dan bengkak. Berbaring terus membuat saya pegal, namun jika bergerak maka kepala akan nyut-nyutan dan pangkal paha kian sakit. Sepertinya empat obat yang diminum secara bersamaan saling melengkapi meski saya belum sembuh benar. 


4. Ada anjuran agar jangan mengendarai kendaraan sehabis minum obat. Mengapa demikian? Karena efek samping obat-obatan kimia berkaitan dengan penenangan atau peredaan rasa nyeri, dan mengandung bahan penenang yang membuat kita mengantuk. Kemarin saya langsung tidur pulas sebagai efek samping obat, bangun dengan perasaan lebih baik karena cukup tidur. Namun tadi saya telat minum obat dari jam yang semestinya, lalu ngantuknya pun ada gangguan, tak langsung tidur, malah tak nyenyak. Efeknya saya gelisah akibat kurang tidur padahal obat sedang bekerja. Pengaruh zat penenang dalam obat bisa menimbulkan kegelisahan. Sebaiknya minum obat tepat waktu usai sarapan agar ada masa interval yang tak berantakan.

Disiplin memang harus diterapkan dalam segala bidang, termasuk minum obat secara berkala. Berkaitan agar bisa mengatasi serangan bakteri dan nyeri lainnya, yang hanya efektif berkat rutinitas dan mematuhi aturan jam minum secara teratur.
Semoga saya lekas sehat. Pun teman-teman yang baca ini semoga diberi kesehatan, senantiasa. Salam.
Cipeujeuh, 19 Februari 2019
#BengkakDiPangkalPahaKanan, #ObatKimiaResepDokter
#Penisilin #AsamMafenat #SalepThrombo #SHSTFebruari3
~Foto hasil jeptretan kamera ponsel ANDROMAX PRIME

44 komentar:

  1. Terus kata bidannya penyebab bengkak nya kenapa mba? Apa karena kecapekan atau abis angkat2 berat mungkin mba Rohayati?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itulah, karena tak ditemani suami maka tak bisa ngobrol banmyak dengan bidan soal penyebab bengkak. Namun ibunya pernah bengkak di atas lutut akibat keseringan naik motor, lebam kebiruan. Sedang jenis bengkak saya berbeda, ada benjolan kecil namun tak berwarna. Entah apakah sebelumnya berwarna juga, yang ini di bagian dalam dan tak berbekas namun bisa dirasakan gurat bengkaknya yang bikin nyeri.
      Suami'kan kerap menindih pangkal paha saya kalau bobo sambil memeluk, lututnya yang keras, tajam, dan berat itu menekan pembuluh yang ada di sana. Makanya menimbulkan bengkak.
      Saya memang kerap angkat yang berat-berat juga, sih. Karena tong besar rusak maka terpaksa menampung air keran desa dengan beragam ember dan jolang besar yang kerap saya angkat kalau sudah penuh. Termasuk ember air untuk makan dan minum. Barangkali kerja dobel demikian menimbulkan efek juga, Mbak Thya. Terima kasih. Semoga tulisan saya bermanfaat.

      Hapus
  2. Kalau sudah bengkak dan diiringi demam maka sudah mengalami infeksi itu mba, obatnya sudah cocok koq, kalau sudah dapat antibiotik sebaiknya dihabiskan ya mba, biar obatnya bekerja dengan baik. Sebaiknya langsung membeli guling mba, kasian nanti gak ada guling paha mba jadi sasaran suami kembali, memang orang ada yg suka tidur pake bantal atau sesuatu yg empuk karena dari dulu sudah kebiasaan tidur seperti itu, anak saya tidak saya biasakan pake bantal sedari bayi, sekarang pun gak ada bantal gak masalah buat dia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mbak iid, makanya kita tak boleh menyepelekan luka yang menimbulkan demam. Luka demikian bisa jadi menunjukkan adanya infeksi di dalam tubuh dan butuh obat dalam selain obat luar. Alhamdulillah, saya beroleh penanganan tepat dari Bu Bidan Lia sehingga bisa kembali beraktivitas dan tak didera rasa nyeri. Sepertinya bengkak saya juga mulai berkurang, efek minum obat, Mbak.
      Kalau berobat memang harus ditangani oleh orang yang tepat. Jangan pakai mengobati diri sendiri dengan obat warung karena bisa jadi sakitnya termasuk berat dan butuh penanganan tepat. Kalau dibiarkan bisa tambah parah. Saya juga sebenarnya termasuk telat, masak dibiarkan sepekan.
      Soal guling, semoga ada rezeki untuk beli bantak dan guling baru untuk suami tindih jika pengen tidur sambil peluk saya Kayaknya saya juga harus dilindungi bantal di bagian paha jika ingin didekap suami namun tak bikin luka, he he.
      Saya tidak tahu pola tidur suami dari kecil gimana, namun mungkin lebih nyaman menyandarkan kaki pada bantal agar kaki tak bergesekan.

      Hapus
  3. Wah bengkak paha bisa sampai demam. Aku dulu pernah mba waktu hamil byeri banget, waktu di pijat jadi baik lagi dan enggak sampai deman.

    BalasHapus
  4. Ini solusi jitu badan ngilu( nyanyikan kalimat berikut ini ) Badan pegal linu mbak,otot ngilu-ngilu mbak,minum oskadon sp,pancet oye 😂

    BalasHapus
  5. Semoga cepat sembuh ya Teteh. Amoxicilin sering dikasih buat pereda nyeri emang ya. Sakit gigi pake amoxcilin, pilek radang amoxcilin. Cuma miris juga kalau jadi kebanyakan, hehe. Teteh nggak nyoba parutan jahe terus diusap ke bagian yang bengkak? Ini juga obat alami lho.

    BalasHapus
  6. Wah obatnya banyak juga mbak sampe 4 gitu. Cepat sembuh ya. Btw aku baru tau tentang cara duduk di atas hehee

    BalasHapus
  7. itu bukan kelenjar mbak? semoga lekas sehat lagi. Aku dulu pernah kena kelenjar getah bening, tapi kelenjar pasif. Makasih sharing obat-obatnya, mbak

    BalasHapus
  8. Bener bgt mbak... Rasa sakit itu yg merasakan diri kita. Kalau ada yg tidak beres dg tubuh kita pasti tubuh pun akan memberikan sinyal, seperti pusing kepala, bengkak dll.... Dan segera memeriksakan ke dokter adalah langkah awal supaya apa yg kita rasakan cepat sembuh ya mbak.... Semoga bengkaknya cepat sembuh ya mbak....

    BalasHapus
  9. Jadi takut ya kalau ada bengkak bengkak begituuuuu. Semoga kita selalu disehatkan...

    BalasHapus
  10. saya juga mulai merasakan pegal-pegal pada pangkal paha nih, Mba. Tapi kalo saya penyebabnya mungkin karena kehamilan saya yang semakin besar

    BalasHapus
  11. bengkak di pangkal paha pasti gak enak banget yaa rasanya, saya aja yang "hanya pegal" kadang udah gak nyaman, apalagi kalo sampe bengkak :(

    BalasHapus
  12. kalau perempuan duduk emok lebih manis daripada terbuka lebar-lebar ya :) pamali kalo kata orang dulu.
    Jadi masih boleh pelukan lagi gak mbak kalo tidur? hehehe tapi jangan sampai sakit lagi ya pangkal pahanya.

    BalasHapus
  13. Sakit-sakit yang begini ini yang sering bikin saya takut...

    BalasHapus
  14. spertinya tubuh embak sedang membuat pertahanan diri dari serangan penyakit, sehingga tubuh embak mengeluarkan reaksi alami seperti demam dan terjadi pembengkakan.Tenang ajah mbak biasanya dalam 1 minggu akan sembuh kok.

    obat2nya yg dibeli sepertinya ampyuh utk memgatasi rasa sakitnya.

    tpi klu obat tolak buntu, ada ngak mbak ? 😆☺

    BalasHapus
  15. Penggunaan antibiotik harus hati-hati. Karena amoxilin termasuk yang umum banget dipake walau nggak sesuai fungsinya. Kalau salah, bakteri baik dalam tubuh pun akan ikutan mati. Semoga selalu diberikan kesehatan ya, Mbak :)

    BalasHapus
  16. Waaahhh sampai demam mba, kayaknya infeksi ya.
    Niat mau mesra-mesraan, eh kok ada efeknya hahaha.
    Coba latihan digerak-gerakan kakinya mba, harusnya kalau cuman ditindih gak sampai infeksi.
    Semoga cuman infeksi biasa ya mba.

    Gak asyik juga sakit di pangkal paha karena bakal sulit beraktifitas juga.
    Tapi Alhamdulillah obatnya ampuh ya.
    Kalau saya paling familier ama amoxilyn dan asam mefenamat.
    Soalnya sering sakit gigi dan dulu gusinya sering bengkak

    BalasHapus
  17. Semoga lekas membaik dan bengkaknya hilang ya mba. Wah pelajaran neneknya bagus sekali ya mba. Nanti dicoba amalkan duduk rapetnya, skrg masih terbiasa duduk sila.

    BalasHapus
  18. Memang sehat itu butuh usaha ya mba.
    Semoga lekas sembuh bengkaknya, karena kalau udah sampai demam sih biasanya harus ditangani secara serius
    Apalah daya saya tidak paham hal-hal medis

    BalasHapus
  19. Duh sedihnya kalau sampai ada bengkak gitu, mba. MOga lekas baikan dan nggak terulanglagi sakitnya ya mba. Aamiin

    BalasHapus
  20. pelajaran banget nih mbak agar terus aware dengan kesehatan sendiri, apalagi sudah menjadi istri atau ibu.
    aku pernah sakit di bagian pantat dan paha, tapi setelah dipikir2 itu karena saya yang berlebihan waktu olahraga di hari sebelumnya --"

    BalasHapus
  21. "Dipeluk itu enak namun yang tak enak adalah efek ditindih yang bisa bengkak" bener banget mbak, tapi maaf mbak saya merasa lucu di bagian yang mbak jelaskan alasan paha bisa bengkak, hehe

    Sampai segitunya ya mbak. Bengkak sampai demam gitu. Emang sebaiknya sudah harus beli bantal guling nih biar kejadian yang sama tak terulang kembali..

    Btw untuk penggunaan antibiotik seperti amoxilin memang sebaiknya harus didapatkan dari resep dokter. Karena seperti yang saya pahami (sama dengan pendapatnya mbak Muyass) antobiotik ini bisa membunuh bakteri baik yang ada di dalam tumbuh.

    Fyi, saya juga pernah sedikit mengulasnya di postingan Drama ketika Bunay Sakit Pertama kali.

    Btw semoga cepat sembuh ya mbak

    BalasHapus
  22. Sabar ya mbak, kadang emang suami tu suka peluk istri mbak walaupun ada guling mbak wahahahaha.. Tapi kalau sampai bengkak mah emang kelewatan tu..

    Kalau saya lebih suka nyari-nyari pengobatan yang herbal-herbal gitu mbak, karna malas sekali konsumsi obat-obatan itu T.T

    BalasHapus
  23. Kaget kok ada antibiotiknya, padahal belum pasti sakitnya karena bakteri ya mba.. Suamiku juga pernah terpleset di tangga dan kakinya bengkak sampai demam tinggi, dokter bilang karena ada otot yang nggak berfungsi semestinya jadi tubuh demam, tapi setelah minum asam mefenamat, istirahat cukup, dan dibalur counterpain, sakitnya hilang, demam juga turun tanpa perlu antibiotik :)

    BalasHapus
  24. Wah kalo gata-gara kena tindih lutut suami gitu, harus yang rapi bobok nya, hihii. Gak bisa pelukan lama-lama, ntar jadi guling.

    Semoga lekas membaik ya dan sehat lagi. Tapi soal angkat2 yang berat emang kalo bisa dihindari sih. Perempuan katanya mudah rawan tulangnya, kasihan aja dengan tulang kita. Terasanya nanti kalo udah usia di atas 60 tahun

    BalasHapus
  25. Ternyata ada efeeknya ditindih gitu bisa bengkak, kalau saya sih belum pernah, semoga nggak deh soalnya bisa-bisa kerjaan rumah tangga numpuk kalau bengkak sampai demam gitu, alhamdulillah cepat sembuhnya ya, mba

    BalasHapus
  26. Wah semoga cepat sembuh ya, Mbak.
    Saya belum bisa bayangkan bengkaknya seperti apa, tapi Mba harus jaga kesehatan ya.

    BalasHapus
  27. Karena bakteri ini paling bingung ngobatinnya kalau gak ke dokter.
    Mau diparem juga belum tentu lekas sehat.
    Huhuu~

    Syafakillahu...
    Alhamdulillah sudah sehat dan bisa beraktivitas kembali.

    BalasHapus
  28. Kalau kau pernah bengkak dibagian bawah ketek mba sampai pinggang karena tidur duduk hampir 1bulan buat ngejalanin Kangaroo Mothers Method. Tapi teman2ku nyaranin pakai minyak but but di oleskan. Alhamdulillah mempan. Tp krn emang situasinya aku ga bisa keluar buat kedokter. Smg cepat sembuh ya. soalnya pasti ga nyaman bgt kan ya dan segera beli guling haha

    BalasHapus
  29. Cepet sembuh ya mba.. tubuh sudah kasih sinyal itu.. semoga obat-obatan yang mba didapat bisa membantu mengatasi permasalahan kesehatan yang sedang mbak alami ya.. aamiin.. semoga senantiasa kita diberikan kesehatan ya.. untuk tetep berkarya

    BalasHapus
  30. Iya bner sih mba jika kitanya istirahat cukup,, gk memaksakan diri makan teratur InsyaAllah penyakit apapun jauh ... Thanks sfh dingatkan

    BalasHapus
  31. Makasih mba Roh sudah diingatkan, ini yang terjadi dengan ibu mertuaku yang nggak rajin minum obat kurang teratur gitu. Harus dihabiskan dan masih menunda minum, semoga ibu mertuaku lekas sembuh aamiin.

    BalasHapus
  32. Semoga sehat selalu ya kak,, untuk maslaah minum obat aku ga bisa smebarangan juga soale takut kenapa2 jadi sesuai anjuran dokter aja. Btw dan ternyata aku baru tau ya kalau efek tindih gitu bisa bikin bengkat, tapi kalau pelukan suami sih ya enak kan ya.

    BalasHapus
  33. Semoga lekas sembuh ya mbaa....

    Duh, saya juga sering bobok sambil dipeluk gitu tuh. Ga inget juga deh apa kena lututnya yaaaa.. ternyata ngefeknya sampe segitunya ya. Perlu segera beli guling tuh mba biar paha enggak jadi sasaran lutut lagi.

    BalasHapus
  34. syafakillah mbak, semoga sekarang sudah sembuh ya. penyebab bengkaknya kenapa itu mbak?

    BalasHapus
  35. Aku baca tulisan mba kaya lagi berhadapan sama mba sendiri. Keren banget cara pembawaannya. Mengalir dan slow..

    Aku ga bisa minum asmet mba karena asam lambungku parah banget

    BalasHapus
  36. Wah bener juga mba. Walau belum sampai bengkak, tapi aku sering ngerasa bangun tidur badan kok malah pegel, rupanya karena suami parkir dibadan hiks.

    BalasHapus
  37. semoga lekas sembuh ya mba. saya belum pernah ngerasain bengkak di pangkal paha begitu, tapi pasti bikin nggak nyaman beraktifitas ya.

    BalasHapus
  38. kalau istilah emok saya baru tau, tapi kalau simpuh saya sudah tau lama, di lampung juga dulu saya pakai istilah itu untuk menari ^^ eh iya, bengkak di pangkal paha itu di bagian kelenjar bukan mbak? saya sekitar dua minggu lalu juga ada bengkak di leher kiri, benjolan sebesar telur puyuh kecil. saya diamkan seminggu, ternyata ada pelebaran, lalu saya periksa ke dokter dianjurkan cek darah dan usg leher. hasilnya adalah pembengkakan kelenjar getah bening. saya diberi antibiotik, obat nyeri dan semacam obat hormonal yang harus dikonsumsi habis dan rutin selama seminggu :( semoga lekas sembuh ya, semoga sakitnya ga berlanjut jadi yang aneh2 :D syafakillah mbak, salam kenal :)

    BalasHapus
  39. Semoga Kakak lekas pulih ya bengkak di pahanya. Kalau saya tidak mengalami itu cuma seringnya dulu lecet paha gegara obesitas tapi banyak kegiatan ini itu. Hahaha. Kalau diobati dari luar bisa, coba minyak Varash, Kak.

    BalasHapus
  40. ternyata itu fungsi amoxcilin ya, mamaku kadang sering minta beliin

    BalasHapus
  41. Huaaa, bisa jadi infeksi gitu ya Mbak? Secara udah menimbulkan demam segala.
    Cepat sehat kembali ya Mbak, biar bisa jadi guling lagi, upss, hehehh. Moga siih ada guling baru beneran ya Mbak. Biar pahanya Mbak gak ditindis lagi dengan beban kaki Pak Suaminya :)

    BalasHapus
  42. Hadew, imutan ngilu bayanginnya, mba. Alhamdullilah ya bisa lekas sembuh. Kalau saya seringnya sesek napas eh bangun dipeluk suami, karena badannya gede jadi bikin sesak napas wkwkwkwkw

    BalasHapus

Terima kasih sudah singgah, silakan tinggalkan jejak komentar sebagai tanda persahabatan agar saya bisa lakukan kunjungan balik. Komentar sebaiknya relevan dengan isi tulisan. Bukan link hidup dan mati, apalagi iklan karena termasuk spam.Terima kasih banyak. Salam. Rohyati Sofjan

Cara Masak Soto Ayam yang Gagal

  Cara Masak Soto Ayam yang Gagal-Judulnya lucu, ya? Iyalah, saya gagal bikin soto ayam untuk kedua kalinya karena kebayakan air dan...