Senin, 14 Januari 2019

Tentang Blog, Blogwalking, dan Lomba Blog


 DALAM pandangan saya, blog adalah ruang untuk menampung karya tertulis seseorang, meski kala pertama kali kenal blog saya tak tahu definisinya apa. Yang saya tahu hanyalah situs, dan sebagai penyuka sastra maka situs yang kerap saya kunjungi berisikan tentang sastra. Iya, melulu sastra seperti Cybersastra. Bahkan ruang chat yang kerap saya kunjungi adalah mIRC #Cybersastra. Di ruang itu pulalah saya bersua banyak teman maya yang jadi nyata, seperti Wida Waridah yang selalu ber-nick unik: Sireum Hideung. Oh ya, hampir lupa, esai saya “Imajinasi Kencing” pernah pula dimuat situs Cybersastra. Selain itu, ada seseorang yang istimewa menemani saya selama tiga tahun di jagat maya sampai saya pulang kampung ke Garut -- sebagai lajang nelangsa yang bosan kerja di lingkungan itu-itu saja.

Lelaki itu punya kisah dengan saya, kisah yang pada akhirnya membuat saya patah hati. Sudahlah, semua telah lewat, ia telah memilih jalannya sendiri. Menjadi suami yang berbahagia dengan seorang istri cantik, berikut ayah yang perkasa bagi ketiga anak-anaknya. Mari kita lupakan kisah saya dalam mencari Qowwam. Yang jelas darinyalah saya tahu tentang blog.
Tahun 2002 saya baru tahu tentang blog? Yah, maklum setelah kerja bisa main ke warnet dan di sana belajar gunain komputer meski cuma bisa sebatas ngetik. Internet pun saya pelajari dari buku. Benar-benar masih program kuno. Sekarang lebih canggih, mudah, dan cepat. Tidak seperti dulu yang dudubidu.
Dia punya blog yang menampung banyak karyanya. Kesimpulan saya: bagus isinya, seperti seseorang yang terpengaruh Khalil Gibran. Kebanyakan puisi meski dia juga menulis naskah drama untuk teater kampusnya. Meskipun demikian, sebagai seorang pembaca rubrik “Inilah Bahasa Indonesia yang Benar” asuhan J.S. Badudu di majalah Intisari, saya mengkritik cara penulisan sampai tanda bacanya yang salah. Sebuah kebiasaan yang tak bisa saya lepaskan sampai sekarang soalnya ada rasa tanggung jawab pada bahasa Indonesia dan kepedulian pada teman baru itu agar bisa lebih baik lagi. Lah, kalau saya tak peduli tentunya tak akan buang waktu untuk memberi tahu. Maafkan saya ini.
Saya suka dengan blognya namun belum terpikir untuk membuat blog. Blog dia pakai dot tk, jadi saya tak tahu banyak apakah ada blog gratisan. Saya malah pakai Multiply namun membatasi jumlah teman demi alasan konyol. tak ingin karya saya yang kebanyakan terasa pribadi seperti puisi curahan hati pada seseorang, dibaca teman yang bersangkutan. Tahulah bagaimana Multiply itu, membuat jaringan dalam jaringan. Sayang Multiply bubar jalan.
Saya serius ingin bikin blog lagi setelah baca blog teman tetangga masa kecil saya di Bandung. Jadi saya dibikinkan blog olehnya di Wordpress, sayang saya lupa sandi masuknya gara-gara nyaris 4 tahun tak bisa internetan di rumah. Ditambah, saya lupa sandi masuk pos-el (pos elektronik) yang terhubung ke blog saya.
Hanya karena merasa pengaturan tampilan di Wordpress ribet, maka Desember 2013 saya bikin akun blog baru di blgspot. Lebih mudah dipahami dan cara kerjanya tak ribet. Inilah blog untuk para pemula yang ingin nyaman dalam kemudahan. Sebelumnya saya sering main ke blog orang meski jadi silent reader karena belum tahu etika dunia blog. Sekadar baca dan nikmati saja.

Blog Itu Apa?
Menurut situs Merriam Webster Dictionary, blog: a website that’s contains online personal reflections, comment, and hyperlink, videos, photographs provided by the writer. Atau juga: a regular feature appearing as part of an online publication that typically relates to a particulars topic ans consist of articles and personal commentary by one or more author.
Demikianlah, saya hanya seorang  penulis lepas untuk media yang tertarik pada blog demi mengarsipkan karya doang. Lalu seiring waktu, saya ikut banyak lomba blog karena pengaruh pergaulan dengan sesama narablog lain. Saya baru mulai bulan Desember 2013 dan beroleh banyak kejutan pada bulan selanjutnya pada tahun 2014. Sayang saya harus berhenti padahal baru mulai beberapa bulan. Ceritanya ada di sini.

Blogwalking
Adalah semacam kegiatan bertandang ke blog lain dengan atau tanpa tujuan khusus. Blogwalking (BW) tak cuma menambah jaringan pertemanan, ada banyak kelebihan lain seperti meningkatkan trafik blog sendiri berkat mengisi kolom komentar dengan baik dan sopan. Jejak kita berupa komentar dengan akun nama sesungguhnya memberi nilai tambah di mata mesin pencari karena profil kita merupakan jejak utama.
Saya sudah lama rajin blogwalking, sejak tahun 2014, dan baru tahun ini merasakan banyak manfaat berkat berkunjung ke tetangga sebelah, maka saya beroleh wawasan dan pemahaman baru. Tahukah Anda, blog menawarkan banyak petualangan dan rasa terlibat atau melibatkan diri dalam suatu peristiwa.
Jika ingin tahu apa keistimewaan blogwalking secara mendetail, mending main ke blog Rayne Raea, narablog cantik yang ramah asal Buton dan mukin bersama keluarga kecilnya di Sidoarjo, punya banyak tulisan kece di blognya. Saya, sih, setuju saya dengan poin-poin yang diungkapkan Mbak Rey secara blak-blakan dan terbuka, meski pada dasarnnya Mbak satu itu introfer. Semoga blognya tetap awet agar tautannya tak broken link.
Blogwalking setiap hari seperti yang telah saya lakukan secara berturut-turut sampai hari ini, membukakan banyak wawasan dan ide-ide segar. Lelah, memang, namun saya ada tujuan jangka panjang jadi harus tetap menjalaninya dengan ikhlas.
Kalau tak dikunjungi balik bagaimana? Yah, karena teman yang selalu melakukan kunjungan balik lumayan banyak, maka saya terpaksa menandai yang tak balas kunjung balik dengan tak lagi melakukan kunjungan. Bukan apa-apa, saya sudah cukup sibuk dan lebih suka memprioritaskan teman narablog yang royal serta paham etika dalam dunia blog.
Blogwalking juga mengajarkan agar kita tetap rendah hati meski dianggap populer. Ukuran ketenaran bagi saya cenderung menyesatkan. Nikmati saja masa harus blogwalking sekarang, semoga saya tetap rendah hati dan tak lupa melakiukan kunjungan balik pada teman yang BW.

Lomba Blog


Tak pernah saya sengotot ini dengan mengikuti lomba. Saya melihat peluang dan coba mewujudkan meski hasil akhirnya ada pada Allah.
#KompetisiBlogNodi justru membukakan mata dan hati saya bahwa dunia blog itu sangat luas cakupannya. Saya rajin blogwalking pada blog peserta lomba meski tak semua, dan selalu menemukan hal tak terduga dari kunjungan yang saya lakukan. Bahkan info lomba blog juga.
Jujur saya merasa kualitas tulisan saya bukan apa-apa dibanding para peserta lomba lain. mereka menulis bagus dengan gaya opini serta info mengenai teknologi. Sedang saya? Ah, malu saya ini. Blog saya isinya curhat melulu juga. Seperti Mbak Rey? Cuma beda level karena Mbak Rey cerdas menyajikan tulisan yang kocak dalam keseharian melelahkan sebagai mami dua orang anak dengan usia cukup jauh: 7 tahun!
Saya tak bisa PD bahwa karya saya yang disertakan dalam lomba akan baik karena banyak yang lebih baik lagi dan mengagumkan. Memang saya tak baca keseluruhan peserta #KompetisiBlogNodi dengan tema Bangga Menjadi Narablog di Era Digital. Namun dari beberapa pembacaan saya, terlihatlah bagaimana kualitas tulisan lainnya.
Entah sudah ada berapa peserta yang ikut, namun lomba tersebut memengaruhi saya untuk berjuang keras mewujudkan azam.
Omong-omong, saya mengantuk dan harus segera tayangkan ini di blog agar waktu tak habis menuju hari besok. Sekadar pemberitahuan. Saya berhenti internetan dulu selama 2 atau 3 hari. Selain paket data habis dan terlalu sayang pakai uang belanja yang terbatas, suami gajiannya insya Allah Kamis sore. Saya akan isi waktu dengan menulis dan membaca, kok. Kadang butuh jeda dari hubungan internet karena selalu mendorong saya kerja keras melulu. Sungguh melelahkan.
Salam.
Cipeujeuh, 14 Januari 2019
~Blog #Blogwalking #Narablog #SHSTJanuari14
~Foto hasil jepretan kamera ponsel ANDROMAX PRIME

15 komentar:

  1. Soal blogwalking nih saya dulu paling males melakukannya otomatis pengunjung blog paling dapet dari fb atau dari search engine,,,tapi sekarang saya jadi sering melakukannya bukan karena dapat tambahan pengunjung (memang dapat tambahan pengunjung juga sih lumayan bahkan) tapi karena lebih ke suka melihat berbagai macam tulisan dengan banyak ciri khas dari banyak blogger..soal tidak dikunjungi balik sih saya no problem..tidak semua orang suka jalan jalan kan,,,yg penting komentar saya dipublish sih sudah cukup hhhhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha ha. Bagi narablog pemula, banyak yang tak tahu manfaat blogwalking. Sesukanya. Jadi kalau ada yang jelajah blog kita dan kasih komen, kitanya malah merasa beken dan abai lakukan hal serupa sebagai kunjungan balik. Akibatnya? Ya, akan sepi dan tak semangatlah diri. Makanya jangan merasa ditri sebagai pusat segala. Lakukan hal serupa sebagai timbal-balik.
      Komen yang dipublikasiukan juga semacam tanam link, jadi kita akan dianggap narablog produktif.

      Hapus
    2. Heheh betul,,, anggap aja tanam link itung itung promosi juga untuk blog sendiri hhe

      Hapus
  2. semangat terus ngeblognya mbaaa..
    jangan lama-lama libur nya yaaa..

    ngomongin mba rey, ku juga sering main kesana. Ide-ide nya ada aja yaa dan menarik.
    blog nya mba rohyati juga menarik kok..

    pokoknya semangat terus ngeblognyaa, semoga makin sukses

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih, Mbak Tia. Iya, ngeblog itu ahrus diiringi semangat agar tulisan di dalamnya pun mencerminkan kreativitas dan semangat narablognya.
      Ehm, Mbak Rey populer juga. Orangnya ramah, tuh.
      Mbak Tia juga semoha makin sukses.

      Hapus
  3. Baca cerita awal perkenalan kak Rohyati dengan dunia blog, hampir mirip dengan aku.
    Aku awalnya cuma bisa rajin mengunjungi beberapa blog cukup punya nama dan berandai2 pengin punya blog seperti mereka tapi ngga tau cara pembuatanya bagaimana.

    Cerita punya blog pun ada sejarahnya :).
    Sebelum aku punya blog trip of mine ini, aku sudah punya blog niche travelling juga gunain wordpress dan sudah punya 10 artikel.
    Ceritanya aku mau migrasi ke salah satu hosting dan saat proses tersebut .... foto2 penyerta artikel blog bisa hilang semua.
    Akhirnya kunonaktifkan sekalian.
    Dan sekarang aku pakai blogspot.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syukurnya kita bisa kenal blog meski ada masa bingung, yah inilah proses hidup kala berupaya mengenal sesuatu/.
      Pasti sedih kehilangan foto dari blog lama, namun semoga selalu dapat ganti yang lebih baik dan yang penting bersemangat. Kayaknya blogspot lebih mudah, deh. Saya juga sempat bingung dengan WP.

      Hapus
  4. Yup, makin ke sini juga baru saya tahu manfaatnya blogwalking. Dulu mah lebih sering jadi sillent rider sekarang baru berani menampakkan diri

    Semoga kita bisa sama2 tetap semangat dalam ngeblog ya mbak, saya juga pernah hiatus sih soalnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi silent reader itu akan kesepian, sesuai namanya yang senyap gitu, he he.
      Kalau meninggalkann jejak tak cuma mudah terindks Google saja, empunya rumah bisa balik bertamu. Bukankah itu menyenangkan.
      Semangat, juga, Mbak. Harus banget karena kita punya tujuan.

      Hapus
  5. Yup, makin ke sini juga baru saya tahu manfaatnya blogwalking. Dulu mah lebih sering jadi sillent rider sekarang baru berani menampakkan diri

    Semoga kita bisa sama2 tetap semangat dalam ngeblog ya mbak, saya juga pernah hiatus sih soalnya

    BalasHapus
  6. gimana mbak keadaan? udah sehat kan ? hehehe
    Semangat terus mbk bikin tulisan, biar bisa menginspirasi org lain, aku jdi semangat kl mbak nulis terus. sementara aku belum nulis lagi haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, Mas Aldhi. Terima kasih pompom semangatnya, mari kita lanjutkan apa yang telah dimulai dengan bahagia dan riang hati. Insya Allah hasil tak akan mengkhianati.
      Ayo menulis dengan bahagia untuk mengabarkan pada dunia.

      Hapus
  7. wkwkwkw peluk mba Rohyati hahaha

    Ya ampun, terharu bacanya, juga ngakak, juga campur aduk.
    Bahagia banget deh kalau ada yang menganggap curhat hore di blog saya sebagai sesuatu yang baik.
    karena emang tujuannya semoga bermanfaat sih, gak jadi kayak curhat gak jelas gitu hahaha

    Blog walking sudah jadi kayak jobdesk saya sebagai narablog mba, jadi selain rutin posting artikel, balas komen, dan mengunjungi blog teman-teman yang masuk di komen saya.

    Selain menguntungkan teman, juga menguntungkan saya sendiri sih.

    kalau lomba blog saya masih kurang semangat mba, masih kudu belajar banyak, selain itu juga kadang lomba blog mematikan rezeki para blogger lainnya hahaha.

    i mean, sebenarnya itu strategi klien untuk mendapatkan backlink gratis dari banyak blog, dengan biaya yanggak perlu terlalu banyak seperti membayar sponsored post blogger satu2.

    Jadinya yang kebagian rezeki cuman 3 orang maksimal 5 orang.
    Padahal rata2 orang mengikuti lomba itu udah menghabiskan waktu, tenaga dan segala hal.
    Saya sendiri kalau ikut lomba biasanya butuh 2-3 hari.
    dari riset, ngumpulin data, nyiapin foto pendukung dan eksekusi, eh ujung2nya saya kalah di infografis hahaha

    Makanya saya jarang ikut lomba, kalaupun ikut, biasanya jadi buzzer wkwkwkw.

    Daripada menghabiskan waktu 2-3 hari cuman buat 1 postingan, mending say gunakan buat beberapa postingan, balas komen, blog walking.
    Itu jauh lebih produktif sih menurut saya, bikin performa blog naik, dan peluang dapatin sponsored post juga lebih banyak :)

    Semangat selalu ya mbaaa, makasih udah sering berkunjung dan baca banyak curhat saya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Panjang banget komennya dan sangat informatif, soal lomba serta hal lainnya. Yah, ternyata begini strategi pasar dalam berniaga. Natablog seperti kita harus jeli cari peluang usaha.
      Saya sedang semangat ikut lomba demi mengasah diri meski hasilnya kalah namun tak masalah.
      Semoga rezeki Mbak rey kian bertambah.

      Hapus
  8. Semangat selalu, Kakak kece. Saya awal kenal blog dari temen chat di mIRC yang sudah saya anggap kakak sendiri, lalu malu-malu karena merasa tidak ada yang bisa saya ceritakan di blog, kok semua tulisan saya cuma curhat-curhat saja? Tapi saya tidak patah semangat, terus ngeblog, terus berceloteh, kenal Blogfam dan semakin banyak teman narablog (tuh saya sudah pakai kata narablog bukan blogger hahahahah *ditimpuk*) dan mulai merasakan manfaat ngeblog yang ternyata luarrrrr biasa.

    Blogwalking, saya pernah menulisnya, saya lakukan karena memang saya suka membaca tulisan dan pendapat orang lain, kemudian kalau bisa memberi komentar (yang sopan dan baik). Apalagi kalau blog-nya dimonetize, blogwalking merupakan salah satu cara paling baik (sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui) karena selain mendapat teman baru dan menjalin silaturahmi, juga kalau blog dimonetize, sekalian bisa menambah trafik blog apabila teman kita pun mengunjungi blog kita. Kalau blog kita tidak dikunjungi pun ya menurut saya tidak apa-apa hahahah yang penting tetap ngeblog dan tetap berteman :*

    Suka sekali pos ini, Kak. Salut.

    BalasHapus

Terima kasih sudah singgah, silakan tinggalkan jejak komentar sebagai tanda persahabatan agar saya bisa lakukan kunjungan balik. Komentar sebaiknya relevan dengan isi tulisan. Bukan link hidup dan mati, apalagi iklan karena termasuk spam.Terima kasih banyak. Salam. Rohyati Sofjan

Pilihan Paket Umroh Yogyakarta

Suasana Kabah - Foto Tendy K. Somantri Pilihan Paket Umroh Yogyakarta Deskripsi : Masyarakat Yogyakarta bisa melakukan perjalana...