Rabu, 09 Januari 2019

Mengenal SICEPAT Ekspres



SELASA siang kemarin saya dapat kiriman paket hadiah giveaway dari Nima Hijub yang diantarkan jasa ekspedisi SiCepat. Saya heran karena baru kali ini dapat hantaran paket dari ekspedisi lain. Apakah baru? Perusahaan yang bergerak di bidang logistik ini ternyata didirikan pada tanggal 21 Februari 2019. Lalu seperti apa SiCepat Ekspres itu? Silakan cek alamatnya di www.sicepat.com agar tahu bagaimana itu.

Selama ini saya biasa menggunakan jasa kurir dari PT Pos Indonesia, JNE, pernah juga Wahana dan Pandu. Rata-rata toko daring yang bertransaksi dengan saya menawarkan opsi pilihan, dan saya biasa JNE soalnya lebih nyaman dengan yang sudah pasti akan disampaikan langsung ke alamat. Pernah dikecewakan TIKI yang menyuruh saya ambil sendiri paketnya ke kantor cabang pembantu, padahal yang kirim sudah bayar mahal untuk kilat khusus. Itu bikin saya harus keluar ongkos transportasi.
Makanya saya selalu berhati-hati soal pilihan jasa kirim. Kadang juga dapat kiriman lewat Wahana, padahal saya khawatir harus ambil sendiri ke kantor cabangnya. Ada teman saya yang kirim paket hadiah untuk milad Palung pakai J&T, apik sekali pengemasannya. Disegel ketat.
Zaman sekarang jasa kurir pengantar barang sangat dibutuhkan untuk memudahkan transaksi ekonomi antara penjual dan pembeli, atau sekadar relasi yang ingin memberi hadiah kepada orang tertentu. Boleh dikata, zaman digital telah mengubah pola hidup dan struktur masyarakat sehingga harus dibangun ulang.
Dibangun ulang?
Dulu mah kalau saya terima paket lewat pos, pihak pos akan menghubungi saya lewat telefon atau SMS agar ambil sendiri barangnya. Repot memang karena berarti saya harus turun gunung ke kecamatan. Saya memang telah khusus meminta petugas sana, karena tak ingin barang hilang jika dititip ke kantor kecamatan untuk diteruskan ke kantor kelurahan. itu ribet dan memakan waktu serta berisiko barang hilang.



Sekarang saya tak lagi menggunakan jasa pos meski mereka telah meningkatkan layanannya dengan kirim langsung ke alamat tujuan oleh petugas, bukan tak mau melainkan saya yang jarang belanja daring terbiasa menerima opsi lewat JNE saja agar aman, opsi yang ditentukan oleh pihak perusahaannya dengan mempertimbangkan kecepatan dan tersampaikan tanpa membuat saya harus turun gunung, misalnya.
Kadang-kadang ada juga yang kirim paket pakai pos dan ternyata tak masalah karena langsung disampaikan ke alamat tujuan. Saya senang jika PT Pos Indonesia meningkatkan kinerjanya meski sekarang lebih jarang orang bersurat-suratan dan beli prangko lalu kirim dan tunggu. Lagi-lagi digital dalam segala bidang mengubah gaya hidup masyarakat kebanyakan.
Saya duga, minat masyarakat untuk memilih belanja daring sebagai cara memudahkan mobilitas, akan membuat perusahaan jasa logistik harus sigap bersaing ketat. Pasar yang ada harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan karena bidang jasa mengandalkan nama serta kepercayaan, butuh kerja keras dari lapisan bawah sampai ke atas.
Kurir pengantar haruslah orang yang bisa dipercaya karena barang titipan tak ternilai harganya di mata konsumen. Dulu saya sering baca komplain di surat pembaca media massa cetak mengenai kekecewaan atas layanan jasa logistik. Entah barang telat atau hilang. Sekarang entah apakah hal demikian masih terjadi. Namun teman saya pernah curhat di Facebook mengenai masalah pengantaran barang yang raib serta belum diterimanya.
Selain kurir, bagian pengolahan dan pengumpulan di kantor distribusi juga harus sigap agar tak ada yang tercecer. Administrasi pengumpulan data pun jangan lengah agar barang sesuai pada alamat tujuan.
Saya pernah datang ke kantor jasa logistik cabang pembantu dan melihat bagaimana cara kerjanya. Paket ditimbang, ditentukan harganya sesuai tujuan kirim dari asal, lantas dicatatkan bukti dan cetakan nomor resi. Dikumpulkan di suatu sudut setelah mengetahui jenis barang apakah itu. Ada paket tertentu yang butuh penanganan khusus agar tak rusak.
Di Balubur Limbangan, Garut, jasa logistik yang ada selain PT Pos Indonesia adalah TIKI, JNE, lalu J&T. Saya belum lihat SiCepat.



Tentang SiCepat
Adalah perusahaan ekspedisi sejak tahun 2004 yang meliputi transportasi udara dan darat. Motonya: Your delivery is our priority. Berkomitmen agar bisa jadi rekanan bagi bisnis daring dan e-commerce.



10 Unggulan yang Ditawarkan SiCepat
1.   Pick up delivery, minimal 5 paket atau setara dengan 5 kg akan diambil langsung dari tempat konsumen dengan waktu fleksibel sesuai kesepakatan.
2.   SMS resi, nomor resi akan dikirim langsung ke penerima paket.
3.   Timbangan akurat, ditimbang dengan timbangan digital.
4.   Paket double, tidak akan ada pengiriman ganda karena mudah terdeteksi.
5.   Lebih cepat, layanan pilihan regular dengan waktu 1 - 2 hari.
6.   CS responsif, respons dengan customer service lebih cepat dan bisa melalui LINE.
7.   Layanan ganti rugi, pergantian barang 1 kg maksimal Rp500.000,- (maksimal 5 kg = Rp2.500.000,-).
8.   Sistem pembayaran yang lebih fleksibel dan akurat, pembayaran H+1 dengan rekap tagihan yang jelas.
9.   Request resi, tracking status paket lebih mudah bagi pemilik toko daring dengan pertangkat lunak ini.
10.               Kerja sama secara kekeluargaan, bertanggung jawab mewakili toko daring untuk masalah pengiriman paket.




Dalam situsnya, SiCepat pun menawarkan aplikasi untuk cek ongkos kirim. Jadi calon konsumen bisa mencoba dulu agar tahu kisaran ongkosnya. Itu penting bagi pelaku dunia usaha yang berjualan secara daring, maupun menawarkan produknya lewat media sosial. Kita yang bukan pelaku dunia usaha pun bisa memanfaatkan fitur ini jika hendak kirim paket untuk rekan atau keluarga.
Fitur cabang membantu kita ada di mana saja kantor jasa layanan SiCepat. Jadi bagi pelaku dunia usaha yang kebetulan rumahnya tak jauh dari kantor cabang bisa datang langsung atau memanfaatkan jasa layanan jemput barang.



Dalam stiker resi yang tertempel di paket Nima Hijub, ada catatan barang tanggal 6 Januari 2019, pukul 19.06. Paket diterima saya siang tanggal 8 Januari. Lumayan cepat juga. Namun yang menarik bagi saya adalah jasa layanan antar barang yang hendak dipaketkan. Itu memudahkan konsumen yang hendak kirim barang.
Apakah kala jemput barang, petugas pun membawa serta perlengkapannya untuk mencatat dan menimbang? Sayang saya belum tahu prosedurnya.
Salam.
Cipeujeuh, 9 Januari 2019
#Paket #JasaEkspedisi #SiCepat #NimaHijub
~Foto hasil jepretan kamera ponsel ANDROMAX PRIME, tangkapan layar dari situs SiCepat

8 komentar:

  1. Satu nilai plus gunakan siCepat bersedia menjemput barang yang akan dikirim.
    Layanan ini setauku jne juga sudah menerapkannya, kak.
    Rata-rata sekarang mereka menggunakan layanan 'jemput bola' .
    Bagus langkah seperti itu diterapkan karena memang berdasarkan persaingan dari layanan kurir juga menghemat waktu dan beaya si calon pengirim.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Layanan jemput bola adalah hal yang tak terelakkan lagi karena akan memudahkan pekerja bisnis jual beli, ya Mas. SiCepat Ekspres bagus lakukan hal demikian karena bisnios jasa sedang bersaing ketat di masa sekarang.

      Hapus
  2. Sekarang ekspedisi pengiriman udah mulai bersaing, klo jaman dulu kayak monopoli hehe,
    tapi bagus deh soalnya mendukung zaman yang udah berubah juga. Sekarang belanja serba online.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Monopoli jasa sesungguhnya merugikan konsumen. Tiada perkembangan bagi bisnios usaha jika jasa pengantaran dimonopoli padahal kualitas layanan mengecewakan karena masalah demografis wilayah.
      ekarang zaman telah berubah. Syukurlah.

      Hapus
  3. Saya juga baru tau si cepat gegara endorse mba, ada yang kirim barang gitu, trus saya dapat sms resi :D
    Saya dulu pernah juga dikecewakan JNE eh apa Tiki ya?
    Bahkan di kota loh mereka males kirim ke alamat rumah.

    Makanya girang banget saya liat zaman sekarang makin banyak ekspedisi, dan rata-rata bertarung mendapatkan perhatian konsumen.

    Sicepat itu keren, J&T saya sukanya mereka ada aplikasi dan kurirnya mau jemput di rumah kita buat ambil barangnya, jadi gak susah2 cari agennya gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sayangnya pengguna Smarfren tak dapat SMS resi cuma telefon bahwa barang sampai saja. Itulah bagusnya.
      Dikecewakan jasa kurir mah saya tak tahu apa pernah, karena ada teman yang kirim paket namun paketnya sampai sekarang raib entah di mana dan terlupakan.
      Ya, ampun, masa di kota malas kirim padahal ada alamat yang jelas. Duh, padahal di sini mah lebih susah dijangkau karena jauh dari kecamatan.
      Saya harap semoga layanan SiCepat tetap terkontrol baik agar pengguna jasanya tetap percaya dan kian bertambah, Mbak Rey.

      Hapus
  4. Semakin banyak jasa penitipan/pengiriman barang (super kilat, super cepat), semakin tinggi daya saing di dunia pengiriman barang ini. Semoga SiCepat juga masuk Ende wkwkwkwk :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Semoga saja, Nonamuda. Ende harus maju perniagaannya demi kesejahteraan masyarakatnya.

      Hapus

Terima kasih sudah singgah, silakan tinggalkan jejak komentar sebagai tanda persahabatan agar saya bisa lakukan kunjungan balik. Komentar sebaiknya relevan dengan isi tulisan. Bukan link hidup dan mati, apalagi iklan karena termasuk spam.Terima kasih banyak. Salam. Rohyati Sofjan

99.Co Indonesia, Prortal Jual Beli Properti Abad 21

HALANGAN terbesar selama ini dalam mencari atau menjual properti adalah keterbatasan informasi. Tidak heran, jual beli properti bukan...