Jumat, 18 Januari 2019

Dear Tiara, Selamat Milad




HARI ini, 18 Januari 2019, usiamu bertambah seiring jejak waktu. Semoga kamu bahagia dan sehat senantiasa. Disayang Allah dan sesama. Dilancarkan segala urusan dan hajat hidupmu. Diberkahi kelimpahan rezeki halal yang mencukupi agar hidup pun seimbang antara jasmani dan rohani, ibadah dan muamallah. Juga dilengkapkan. Terima kasih sudah jadi seorang teman atau sahabat yang paham dan saling menguatkan. Mutiara Aryani adalah anugerah!

Sebentar, aku lupa bagaimana mulanya caramu menghubungiku berkat cerpen “Abu” di majalah Kartika. Lewat Facebook atau SMS? Ingatanku mulai mengabur seiring usia. Yang kutahu aku senang terima pesan dari pembaca yang terkesan dengan cerpenku. Lalu kita sering SMS-an. Mengobrol yang mulanya singkat sebatas perkenalan atau basa-basi. Lalu seiring waktu tabir jarak tak lagi jadi pengalang. Kita bisa dekat dan akrab meski tinggal berjauhan. Ada rasa nyaman sekaligus kesabaran untuk saling memahami satu sama lain dengan proses panjang dan kepercayaan.

Maafkan aku yang lupa kapan kita bisa dekat, Karena persahabatan adalah cara alami serta tak dibuat-buat. Aku bersyukur bisa mengenalmu. Seorang motivator sekaligus pendorong. Rela membantuku kala aku kesusahan karena tiada sarana untuk mengirimkan karya.

“Run kirim SMS, nanti aku salin ke dalam word dan kirim pakai alamat pos-el Run.” Demikianlah katamu dalam SMS kala komputerku rusak.

“Run kirim WA di catatan, nanti aku rapikan di word laptop, dan kirim pakai alamat pos-el Run.” Demikianlah katamu dalam pesan WA kala komputerku kena malware dan mendadak galat (yang syukurnya normal lagi setelah beberapa hari dibiarkan mati).

Kamu banyak mendorongku agar aku bangkit dan maju kala terpuruk. Ikhlas membantuku tanpa pamrih, karena yang kamu inginkan adalah bisa bermanfaat bagi sesama. Aku yang frustrasi karena sarana sungguh sangat bersyukur bisa mengenalmu. Saat seperti itu bukan kalimat penghiburan yang kubutuhkan, namun aksi cepat tanggap agar aku bangkit dan tetap menulis meski alami ketiadaan sarana.

Kamu menjadi orang tepercaya yang memegang peranan penting bagi perjalanan menulisku. Yang terpenting bagimu adalah menulis. Kita sama menulis. Saling menyemangati, dan kamu tak segan mengulurkan bantuan kala aku berada di posisi sulit seperti itu. Meluangkan waktumu yang berharga hanya agar aku bisa maju. Kamu orang di balik layar yang tangguh, Tiara.

Terima kasih untuk semuanya. Segala pertolongan, nasihat, obrolan, bertukar komentar tentang karya, bahkan sekadar curhat apa saja; bagiku itu sangat berarti. Aku nyaman terbuka denganmu. Ambifer sepertiku tak mudah memercayai orang lain, meski selalu menerima tawaran pertemanan dari siapa saja yang kebanyakan di dunia maya, namun butuh proses serta intensitas untuk dekat.

Hari ini kamu malah sedih, laptopmu yang giliran bermasalah, Kamu bilang dari kemarin tak ada ikon di laptop, tetikus pun tak bisa diklik meski bisa menggerakkan kursor. Namun akhirnya laptopmu mendadak mati tadi. Entah ada kerusakan dalam sistem atau virus. Yang menyedihkan adalah naskah bukumu tersimpan di dalam dokumen. Apa jadinya jika naskah yang dikerjakan susah payah dan baru selesai 70% hilang? 

Yah, solusinya laptop diinstal. Namun naskahmu belum tersimpan secara permanen di bagian master data. Aku berharap ada keajaiban. Komputer kembali menyala normal dan ikon bermunculan.  Naskahmu tak jadi hilang, dan semua file tulisanmu bisa diselamatkan. Ini harapanku agar jadi hadiah miladmu, Sahabat baik yang sedih dan bingung harus dihibur.

Masalah kita sama. Sarana mulai uzur sedang pencapaian sedang dikhtiarkan dengan untaian doa tanpa henti. Jangan menyerah, semoga ada jalan dan laptop kembali normal. Kita tak mungkin ke rental atau warnet lagi. Tak nyaman di sana.

Aku tak bisa memberi hadiah. Cuma doa dan harapan tulus dariku. Dan aku berharap kiita sama-sama punya laptop baru. Bicara soal laptop, beberapa hari lalu aku main di blog seorang mastah yang bahas mengenai laptop ASUS. Keren, ada laptop di bawah harga 4 juta. Layar 14 dan spesifikasi canggih mesk harga terjangkau bagi semua kalangan. ASUS E402WA.

Ponselmu ASUS. Aku harap kita beroleh rezeki lewat jalan tak terduga, semoga bisa beli laptop baru. Aku mengincar ASUS E402WA, harganya cuma 3.800,000. Murah di kantung dan spesifikasi daya kerjanya baik.

Semoga saja ada rezeki untuk itu. Ulasan Bang Bai Ruindra bikin aku mupeng. ASUS punya kelebihan baru selain harga dan desain. Spesifikasinya tak kalah mumpuni. Narablog sepertiku akan sangat terbantu sekali punya laptop tipis macam ASUS itu. Apalagi ASUS sangat gencar menjangkau narablog agar bisa bekerja sama dalam hal promosi lewat pertemuan narablog atau lomba. Makanya ulasan ASUS ada di mana-mana. 

Kemarin saja aku baca lomba blog Mira Sahid yang bahas liburan akhir tahun bersama ASUS. Sayang aku tak bisa ikutan. Netbook-ku beda merek, ha ha.

Kuharap kita ada rezeki untuk beli laptop baru. Merek sangat berpengaruh karena ada kepercayaan konsumen dan kemudahan pemasaran. Insya Allah, yang terpenting saat ini adalah yakin dengan azam. Jalan kita memang masih panjang dan barangkali melingkar, namun selalu ada secercah harapan untuk terus melangkah.

Selamat milad, Tiara Sayang. Aku harap postingan ini akan tetap berjejak di mesin pencari agar kamu tetap ingat diriku --  meski kelak aku sudah lama tiada. Ada kenangan manis yang digoreskan, Juga bahwa perjuangan demi mewujudkan impian memang tak mudah, namun kita adalah dream catcher keras kepala dan semoga tahan banting.

Semoga usia kita berkah. Terima kasih telah menjadi sahabat terbaik dalam hidupku. Yakinlah bahwa usaha tak akan mengkhianati hasil. Itu kata teman-teman narablog yang kerap meninggalkkan jejak persahabatan dalam kolom komentar di blogku.

Kita saling mendoakan. Semoga malaikat pun mengaminkan doa kita. Salam. Barokallahu fii umrik. Semoga panjang umur dan sehat serta produktif.
Cipeujeuh, 18 Januari 2019
#Milad #MutiaraAryani #SahabatLama #Kenangan #RefleksiSilaturahmi #SHSTJanuari18
~Gambar karya Ai Ghina S.M.


5 komentar:

  1. Selamat ulangtahun untuk temannya Kakak Rohyati, wish her all the best of luck :) Persahabatan yang indah dan Insha Allah terus terjalin dengan baik ya, Kak.

    BalasHapus
  2. Selamat ulang tahun mbak Tiara, semoga selalu dalam lindungan Tuhan dan dimudahkan segala urusannya.

    BalasHapus
  3. selamat ulang tahun Mba Mutiara Aryani, sahabat sejatinya mba Rohyati :)
    Bahagianya ya kalau punya teman saat suka dan duka.
    Semoga kita bisa punya laptop baru tahun ini ya mba, saya juga butuh soalnya, laptop saya sudah uzur heheheh

    Betewe ikutan aja mba, banyak kok teman-teman yang ikut lomba meskipun merk laptopnya beda, bahkan bisa dijadikan tulisan menarik loh :)

    Saya juga mau ikutan lomba kayak gitu, belum ada waktu buat nulis materi 'berat' :D

    BalasHapus
  4. Awal saya baca judulnya, "Loh kayaknya saya ulang tahun bulan Juni, kok sudah diberi selamat Milad sama Mba Rohyati..."

    Eh ternyata beda Tiara. Hihi :D

    Selamat milad Mba Mutiara Aryani! Semoga diberikan kesehatan dimanapun berada dan sukses selalu.

    BalasHapus
  5. Happy Birthday, kak Tiara.
    Semoga apa yang dikabulkan segala sesuatunya dimudahkan.
    Juga keinginan bisa punya laptop baru segera tereujudkan, amin.

    BalasHapus

Terima kasih sudah singgah, silakan tinggalkan jejak komentar sebagai tanda persahabatan agar saya bisa lakukan kunjungan balik. Komentar sebaiknya relevan dengan isi tulisan. Bukan link hidup dan mati, apalagi iklan karena termasuk spam.Terima kasih banyak. Salam. Rohyati Sofjan

Belajar dari Sesama Ibu Rumah Tangga Penulis

MENJADI   ibu rumah tangga dengan profesi penulis sebagai tambahan kegiatan sekaligus sumber nafkah bukanlah perkara mudah, namun bu...