Sabtu, 19 Januari 2019

Blogwalking (Jelajah Blog) Bukan Beban






BAGI sebagian narablog (padanan kata untuk blogger alias pegiat blog), menjelajahi blog orang lain yang biasa disebut blogwalking barangkali hal membosankan atau kurang penting. Namun jika ingin serius menjadikan blog sebagai ladang hobi sekaligus rezeki, jelajah blog tak bisa dipisahkan dari kegiatan narablog. Bukan cuma demi meluaskan jaringan dengan silaturahmi semata, atau sekadar peningkatan lalu lintas/trafik blog berkat adanya kunjungan balik dari pemilik blog yang dijelajahi (dan mudah menelusuri berkat meninggalkan jejak di kolom komentar); ada banyak informasi terkini yang bisa diserap dari kunjungan semacam itu. Sekaligus mengenal beragam peluang. Semua itu berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri, yang rajin jelajah blog (blogwalking) orang lain.


Tidak selalu blog yang saya kunjungi membuat pemiliknya berkenan melakukan kunbal (kunjungan balik), padahal saya telah meninggalkan jejak tanpa menyertakan tautan hidup sebagai spam di kolom komentar. Entahlah, bisa jadi pemiliknya sibuk atau lupa atau malah tak berminat lakukan kunbal. Blog demikian membuat saya kehilangan minat untuk melakukan interaksi, boleh dikata kapok atau malas saja, karena masih banyak blog teman lain yang rajin saling kunbal lebih membutuhkan perhatian. Belum lagi blog lain yang ingin saya kunjungi juga.

Iya, di blog saya ada banyak nama yang, alhamdulillah, selalu rajin bertandang dan meninggalkan jejak komentar tanda persahabatan, atau boleh juga disebut tanda jasa, he he. Yang mula-mula sebagai pelopor adalah Kang Nata, narablog kocak nan misterius namun diduga fans garis keras Jet Li. Kang Nata itu punya blog bernama Asik Pedia, sebuah nama sarat doa yang diharapkan jadi ensiklopedia yang bikin asik. Itu mah asumsi saya, he he.

Yang lucu, Kang Nata membuat balad-nya berduyun-duyun menyambangi blog saya. Doi telah bikin postingan tentang saya di blognya. Jadi, mendadak gemetaran tenarlah saya sebagai narablog yang dianggap rajin blogwalking.

Maka, jadilah Himawan Sant, Sabda Awal, Tuteh, Reyne Raea, Eko Prianto, Lantana Magenta Fermossa, Ewa Febri, Djangkaru Bumi, dan beberapa nama lainnya diresmikan secara tidak resmi sebagai teman baru dalam dunia perblogan yang rajin saling jelajah blog.

Saya tak bisa sesumbar rajin jelajah blog, namun saya memang sengaja melakukannya sejak tahun 2014, berkat disiplin dan etika yang ditanamkan para Ranger di grup Facebook Blogger Energy. Sebuah grup dengan konsep blogwalking yang diatur dalam undang-undang aturan main ketat untuk diterapkan semua anggotanya tanpa terkecuali.

 BACA JUGA: Promo dan Blogwalking Merupakan Kebiasaan Baik Narablog

Prinsip Blogger Energy adalah boleh promo di bawah posting-an status yang dibuka admin blog, namun para tukang promo wajib saling kunbal ke sesama temannya yang lakukan promosi . Agar adil, jika tak balik kunbal maka bisa ditindak dengan teguran.

 

Pagi tadi di grup Kumpulan Emak-emak Blogger (KEB),  saya baca status Mak Indah Julianti Sibarani yang buka lowongan blog untuk saling kunbal dengan cara drop list dalam utasan (thread) yang dibatasi peserta dan waktu selesainya jelajah blog. Ada pembatasan hanya untuk 25 blog saja, namun ternyata laris manis diserbu para narablog yang minat jelajah blog. Termasuk saya.

Padahal saya belum selesai balas komen dari teman narablog lain yang setia bertandang ke blog campuran ini, sudah kepingin ikutan. Yah, saya memang ambisius, jadi berupaya daftar. Cuma cara saya salah, ada banyak masalah teknis berikut gaptek karena belum paham aturan main serta tak lihat halaman grup di komputer dengan jelas, saya rasanya telat daftar, 

Tadi buka grup KEB sambil makan, sih, jadinya tak fokus geser bawah untuk memastikan. Malah ngaco langsung kirim tautan padahal belum daftar dulu di utas (thread) sebelumnya. Sudah tentu oleh Makmin langsung dihapus, hu hu.

Syukurlah Mak Indah Julianti Sibarani baik, masih berkenan memberi nomor urut 10 padahal saya telah bikin rese secara memalukan di grup KEB. Konsep yang ditawarkan Kumpulan Emak-emak Blogger adalah hal baru bagi saya. Yah, jujur saya jarang main ke sana, jarang promosi pula, makanya kudet alias kurang update. Jadi kala ada menu baru malah tak ngeh malah ngah, ha ha. 

BACA JUGA: Narablog Hitam dan Marablog Putih Itu Apaan, Sih?

Namun saya senang Sabtu siang beroleh kesempatan untuk meluaskan jaringan, mengenal lebih dalam bagaimana penghuni KEB sebenarnya. Pun pengalaman baru dalam dunia blogging. Konsep itu bagi saya seperti semacam terobosan agar KEB benar-benar bersinergi dalam usianya yang sudah 7 tahun. Saya masuk ke grup itu pada tahun 2014 dengan alasan ingin belajar membuat tampilan blog, namun kebingungan dan tak tahu harus ngapain. Malah tak lakukan perkenalan kepada anggota lain dan para admin. Langsung ikut promo karena mencontoh cara promo tanpa memperhatikan aturan main.

Hei, anggota baru mestinya kenalan dulu bukan langsung selonong ikut-ikutan promo tanpa tujuan, ha ha. Saya salah tak memperhatikan baik-baik halaman grup isinya bagaimana. Soalnya saya alami semacam gegar budaya jadi ada rasa kramotak dikitlah.

Internetan di rumah adalah hal baru bagi saya pada akhir tahun 2013 sampai 2014, makanya jangan heran jika saya sempat norak sampai sadar sendiri, dan cari aturan main grup lantas baca dan terapkan. Jika ingin selamat sebagai orang baru yang harus beradaptasi, memang demikianlah mestinya. Ada etika yang dijunjung di mana pun kita berada.


Etika?
Menurut KBBI edisi 3 berarti ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). Sangat penting bagi narablog untuk memahami dan menerapkan etika sebagai cara membaur dalam lingkungan. Lingkungan digital yang tetap tak bisa dipisahkan dalam keseharian dunia nyata.


Akhirnya Selesai Juga PR Blogwalking KEB
Sesiangan sampai malam saya fokus jelajah blog dalam utas grup. Ada 25 blog yang harus saya jelajahi dan komentari, tentunya saya baca juga dan tak asal komentar. Saya tak pelit kasih komentar panjang karena sudah jadi kebiasaan. Namun bergantung juga pada isi blognya.

Senangnya, tadi saya lihat ada beberapa nama yang jelajah juga ke blog saya untuk tayangan #LombaBlogNodi. Alhamdulillah, semoga bisa memberi nilai lebih dalam proses penjurian lomba. Yang lebih utama lagi, saya harap para teman yang jelajah ke blog saya tetap intens menjalin silaturahmi sebagaimana biasanya.  

BACA JUGA: Tentang Blog, Blogwalking, dan Lomba Blog

Saya sudah lakukan kewajiban blogwalking yang disyaratkan KEB, selanjutnya saya harus balas komentar teman lain di luar KEB serta lakukan kunbal.

Saya tak merasa blogwalking atau jelajah blog sebagai beban. Saya justru beroleh banyak manfaat. Wawasan yang bertambah pun kesadaran untuki terus memperbaiki diri dalam bentuk cara penulisan isi, penyampaian ide, sampai tampilan blog saya yang semoga bisa lebih baik lagi.

Blog Rohyati Sofjan ini masih sederhana dan usianya 2 bulan 19 hari. Pageview dalam dasbor 5 ribuan, itu tanpa niat sengaja mengakali dengan rajin buka blog sendiri demi menaikkan jumlah pageview, melainkan membalas komentar dan lakukan kunjungan balik. Toh, dalam situs websiteseochecker DA/PA saya barui kisaran 9/9. Belum bikin Google Analityc, belum tahu caranya. Nantilah jika senggang agar tenang.

Baiklah, selamat malam dan selamat ulang tahun, Kumpulan Emak-emak Blogger. Semoga tetap solid dan kian bersinergi. Terima kasih telah berkenan menampung saya yang banyak kudet-nya. Saya bahagia menjadi bagian dari suatu komunitas meski tak bisa terlalu aktif. 

7 tahun adalah masa yang bukan main-main untuk suatu komunitas besar. Semoga saya pun bisa turut berkembang bersama dan memberi kontribusi yang cukup berarti. Aamiin.

Salam.
Cipeujeuh, 19 Januari 2019
#KEB #KumpulanEmak-emakBlogger #KEBBersinergi #7TahunKEBBersinergidalamKarya #SelamatUlangTahun #SHSTJanuari19
~Logo dari KEB, tangkapan layar dari grup KEB di Facebook.

34 komentar:

  1. Aku baru merasakan kok mbak, kita BW itu bukan hanya sekedar komen, tapi selalu ada ilmu baru dan wawasan baru di dunia menulis/blog. sempaet aku singgung di tulisanku tentang permasalahan newbie hehe
    .
    yang paling penting bagiku adalah silaturahmi. karena silaturahmi itu penting, kita bisa bertukar oikiran ataupun sekedar diskusi.
    oh iya, caraku sih aq bookmarks yg sekiranya blognya bermanfaat dan berilmu.
    blog mbak Rohyati juga aku bookmark lho hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yah, untuk beroleh kunjungan balik sebagai newbie kayaknya harus lihat-lihat dulu siapa yang suka blogwalking dan ramah dalam berkomentar di blog orang lain. Yang paling sering nongol namanya klayak di blog saya adalah teman baik yang sama-sama merasakan dampak positif dari jelajah blog.
      Saya juga dulu sempat frustrasi karena tak beroleh kunbal kala mulai jadi narablog. Namun setelah gabung di Blogger energy yang wajib BW kalau ikut promo, maka saya lebih semangat. Cuma, menjaga silaturahmi itu tidak mudah. Ada banyak teman narablog yang hilang tanpa kabar. Bisa jadi blog mereka terhapus atau berhenti ngeblog.
      Terima kasih sudah bookmark. Sebenarnya saya bingung dengan peramban ini, adanya pocket bukan bookmark lagi. Firefox Developer cara kerjanya bikin saya linglung karena dulu biasa pakai yang Beta. Saya masukkan blog Mas Aldhi dalam daftar blog.

      Hapus
  2. waaah kalo buatku BW itu makanan sehari2 :D. tiap hari aku bisa BW 10-15 kdg lbh kalo memang ada waktu luang. alasan utamaku ya krn suka baca. apalagi kalo nemu blog yg sama niche. tapi blog yg berbeda dr punyku ttp aku baca sampe habis. karena alasan kedua, aku bisa banyak belajar dari sana. jd tau ttg info2 yg aku ga tau, jd ngerti cara penulisan yg bener dll.

    alasan ketiga, bisa dpt banyak temen :). paling seneng kako aku traveling k bbrp kota ato negara, dan ketemuan ma blogger di sana. kalo kata suamiku, temen ghoib ku berubah jd temen nyata hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nahhhh ini dia ratunya BeWe nyampe di sini wkwkwkwkwkw.
      Mba Fanny ini beneran terkenal karena brandingnya di dunia BeWe

      Buka aja blognya rameeee banget, itu semua saking terkenalnya mba Fanny.

      Ya ampuunn, mau saya buka blog siapaaaaa aja, mesti ketemu mba Fanny ini hahahahah

      Hapus
    2. Waaah, kalau saya sehari BW belum tentu bisa sampai 15 kali, bergantung gimana komputer dan kesibukan di dalam rumah. Sebenarnya lebih nyaman jelajah blog pakai komputer karena lebih leluasa baca dan lihat fotonya. Juga gampang komentar, Di ponsel kerap repot.
      Eh, benaran juga lewat blog kita bisa punya banyak teman dan jumpa dari yang maya jadi nyata kalau keliling-keliling dalam dan luar negeri. asyik, ya. Bikin hidup kita lebih kaya warna.
      Makasih sudah berkenan jadi teman yang baik dan selalu rajin singgah di blog saya meski isinya bukan tentang makanan atau travel. Yah, tetap ada kukurilingannya (keliling-keliling) lewat bahasa, he he.

      Hapus
    3. Iya, blog Mbak Fanny rame, bahkan ada teman narablog yang ternyata nongkrong di sana, rupanya Mbak Fanny sudah lama populer, jadi benar saja kalau saya main di blog teman pasti ada Mbak Fanny di sana ikut komen. Mbak Rey juga sama, Pasti ada di blog beberapa teman saya, hi hi. Senangnya.

      Hapus
  3. Kalau saya pribadi seperti sudah punya blogwalking list sendiri gitu mbak. Jadi mungkin orang-orang yang masuk ke list BW inilah yang (sepertinya) bakal sering saya kunjungi. Selain mereka juga rajin BW balik ke blog saya, tulisannya juga bagus-bagus dan bermanfaat. Nah, baru setelah BW dari list, lanjut BW ke blog lain di grup Facebook, dari share-share'an akun Google+, atau blogwalking balik ke blogger yang sudah bersedia komentar di tulisan terbaru saya.

    Jujur, aslinya juga punya niatan seperti mbak Rohyati ini. BW ke banyak blogger, tapi kadang nggak punya banyak waktu. Alhasil, ya cuma muter-muter di blogger itu tok. Nggak nambah circle pertemanan :(

    Ngomong-ngomong lomba dari Mas Nodi, saya juga pengen ikut. Tapi belum nge-draft :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. He he, tak apa. setidaknya kalau ada waktu pelan namun pasti bisa menambah lingkaran pertemanan baru. Saya juga sedang bikin daftar teman untuk jelajah blog. Saat ini sedang menyimpan daftar teman yang bertandang ke sini.
      Menjelajah blog teman ataupun yang belum jadi teman ada banyak faedah yang didapat. Lingkarang saya selalu berubah. juga ilmu yang bertambah.
      Saya sudah baca tulisan tentang bangga jadi blogger di blog Mas. Apa sudah ikut?

      Hapus
  4. Mbaaaaa... the power of BeWe yaaa...
    Saya jadi ngeh ama kang Nata tuh gegara blog ini, padahal pas ga sengaja buka artikel lama saya, kang Nata ternyata pernah komen dipostingan saya dan saya udah kunjungi juga, tapi waktu itu belum seberapa ngeh

    Daann bikin gemes yak, setiap kali buka blognya, mengapaaaa coba ada Jet Li nya wkwkwkwk

    Tapi justru itu yang bikin brandingnya berhasil.

    Beneran ya, sayapun jadi punya banyak teman baru blogger setelah pas ikut Challenge blog perempuan.
    Waktu itu ada beberapa blog yang bahas blog saya, langsung deh nambah lingkar pertemanan saya.

    Mba Ewa juga sering bewe ke saya, justru saya jadi familier setelah berkali2 kunbal dan selalu disambut ama si Bowgel lucu di blog nya.

    Lantana, Sabda, Himawan, mba Tuteh dll itu juga sering banget riwa riwi di blog saya, sampai2 saya jadi hafal blog mereka.

    btw, saya ikutan juga list bewe kayak mba itu.
    Tapi saya menyerah, ribet dan puyeng mba.
    Udah gitu, gak semua niat komen, syukur2 kalau komennya nyambung, kebanyakan sih mereka bewe di waktu2 akhir jadi gak baca langsung komen

    "wah asyik ya, thanks for sharing"

    "bagus banget mba, tfs"

    yaelahhh wkwkwkwk

    Sudahlah waktu kita habis untuk bewe ke blog wajib gitu, komen yang masuk banyakan ga relevan

    Makanya sekarang saya jarang ikut list gitu, selain saya bingung milah2, mana kunjungan dari list mana yang organik atau datang sendiri dan wajib saya kunbal.
    Pun gak terlalu banyak menyumbang ke performa blog mba, selain page view.

    DA/PA blog itu dipengaruhi oleh interaksi yang natural, saling mengunjungi dari link yang ditanam pada kolom nama di postingan orang.

    Kalau kita masuk dari list sosmed kayak WA, gak ada nilainya di mata DA/PA

    Pun juga, sedih aja baca komen pendek dan ga nyambung itu wkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ehemzzzz.... kok telinga saya berdenging yach..... :) rupanya ada yang sebut2 nama saya yach...hahahah....

      Ingat Blog Mbak Rey, yang saya ingat 1 buah judul karya Mbak Rey Yaitu :
      " Rey selingkuh..... " haduhhh artikelnya memancing emosi sekaligus berani buangets.hkhkhkhk.... peace Mbak Rey.... :)

      Hapus
    2. Ha ha ha, Kang Nata emang ngotot maunya Jet Li. Syukurnya saya juga suka nonton film Jet Li jadi ngeh, entah generasi milenial sekarang apa tahu juga. Atau mereka malah kira itu foto asli Kang Nata, ha ha.
      Droplink kayak gitu baru pertama kali saya ikuti, Ternyata komen kayak gak leluasa, ya. Padahal saya dsendiri suka komen panjang dan berupaya relevan dengan yang dibahas. Sudahlah, setidaknya saya mencoba juga. Entah apakah ke depannya akan ikut lagi. Saya lagi rempong harus balas komen dan kunbal pada beberapa teman yang main ke sini serta sudah lama. Sempat terlewat karena masalah galat.
      Kayaknya kalau BW harus benar-benar punya waktu senggang yang tenang serta tiada gangguan, ya.
      Ah, setidaknya kita masih tetap punya teman yang komen dan kunbal dengan meninggalkan kesan.

      Hapus
    3. Ha ha ha, maaf, Kang. Kami bahas Akang karena unik, sih.
      Soal artikel Rey selingkuh, saya belum baca, sibuk baca postingan lain jadi terlewat. Toh, sayanya juga pelupa kala sempat baca sekilas tautan menuju artikelnya. Habis, Mbak Rey selalu ada stok tulisan lain kala saya bertandang, sih. Yah, Mbak Rey memang berani dan blak-blakan, namun mengapa tidak. Itu untuk menggugah kesadaran dan memberi pelajaran. Bahwa hidup itu banyak ragam.

      Hapus
  5. Aku selalu suka tulisan mba. Dan merasa ingin meningkatkan chemistry dalam profesi sebagai blogger. Aku salut sama semangat nya mba dan kadang aku mengalami hal yang sama tentang BW ini, yang perlu masih aku harus banyak belajar adalah soal management waktu. Karena sering merasa BW saat jadi kewajiban ketika sedang menaruh link bersama teman-teman.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Padahal blogwalking bisa jadi sesuatu yang menyenangkan. Komentar kita juga bisa meningkatkan DA/PA blog karena Google sekarang menginginkan interaksi timbal balik yang alami. Jadi, jangan merasa rugi waktu dan tenaga dengan jelajah blog berikut meninggalkan komentar. Ada jejak yang kita toreh dalam mesin pencari juga. Semangat, Teh. Terima kasih banyak.

      Hapus
  6. Toss dulu donk kita, Kak hehehe. Saya suka blogwalking sejak zaman-zaman prasejarah (halah) hahahah sejak dulu suka blogwalking karena selalu memperoleh cerita baru dari postingan blog para narablog. Blogwalking bukan beban, jadi pun tidak mesti setiap hari, tapi saya selalu ingin membaca semua pos yang terlewatkan dari si pemilik blog seperti blog Kakak ini yang selalu ter-update ... hehehe. Selalu kalau ke sini ada informasi baru, ilmu baru, hal baru, pokoknya asyik lah kalau main ke sini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Toss diterima, nonamuda. He he, zaman prasejarah kala dinosaurus masih leluasa jalan-jalan di alam raya tanpa ada gangguan para manusia, ya. Aaah, selalu saja bahas dinosaurus namun itulah ciri khas Nonamuda yang asyik. Ada cameo dalam blognya. Saya mana punya karena tak kepikirin, hi hi.
      Sayang beberapa hari terakhir saya tak bisa perbarui blog, juga takut ke depan malah demikian. Semoga kelak bisa tetap konsisten dan menyajikan hal bar. Padahal saya selalu punya banyak hal baru cuma kebingungan memanajemen diri dan ngadepin rasa fruistrasi kala sarana galat.

      Hapus
  7. Saya selalu senang kalau Mba Rohyati ini berkunjung, tidak hanya ke blog saya, tapi setiap saya perhatikan di komentar narablog lainnya... pasti selalu memberikan komentar yang berbobot dan selaras dengan isi tulisannya. Jadi seperti tidak asal 'BW' saja.

    Terkadang sebagai penulis, kita butuh yang namanya feedback nyata, bukan hanya sekadar peningkatan PV alih-alih karena sudah 'BW'. Dan sekarang ini, sudah sangat jarang orang yang mau memberikan komentar yang komprehensif seperti yang Mba lakukan. Hebat.

    Tidak sangka umur blognya juga masih muda. Sama dong ya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, masukan balik itu penting. Kita berharap dengan blog bisa melakukan interaksi positif dan beroleh banyak manfaat selain tanggapan berupa komentar biasa, ada kritik dan saran, juga rangsangan ide.
      Terima kasih Mbak Mur berkenan singgah selalu ke blog saya. Alhamdulillah jika berfaedah. Salam.
      Sebenarnya blog ini termasuk berumur muda karena pemiliknya panik dan galat kala hadapi masalah peramban yang terlalu giat main blokir sembarangan sampai tak bisa komen di blog orang. Yah, tak ada panduan bahwa Firefox Developer Edition yang berwarna biru akan demikian, he he. Chrome mah gak gitu.

      Hapus
    2. Pakai chrome saat ini interface-nya lebih user friendly, terutama untuk narablog. Saya selalu sedih kalau buka webpage saya di firefox, ada aja yang missed coding. Yaa logonya tidak muncul lah, font-nya berubah drastis lah huhuhu

      Hapus
  8. Hai Mbak Rohyati, apa kabar? Masih ingat saya nggak? hihihi
    Selamat buat blog barunya ya, makanya tadi pas mampir kok kayaknya alamatnya beda sama yang dulu.

    Dari dulu saya suka blogwalking sih, cuma emang seringnya ke blog-blog yang temanya saya sukai. Dan belum tentu meninggalkan jejak juga, cuma jadi silent reader. Soalnya kadang bingung mau komen apa. Saya nggak mau kalau komen cuma sepatah dua patah kata. Baru akhir-akhir ini kalau berkunjung ke blog meninggalkan komentar dan juga baca semua jenis tulisan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Sash, alhamdulillah, senang banget dikunjungi Sash lagi. Tentu saya masih ingat. Bagaimana bisa lupa pada penjelajah manis yang hobi mendaki gunung dan alam lain. Saya terpaksa ganti blog baru gara-gara peramban, hi hi. Kesal banget namun setidaknya ada hikmah. Saya harus mulai lagi dari awal.
      Sebenarnya kalau jadi silent reader itu nanti malah yang dikunjungi bingung. Kayak saya dulu, lihat trafik ada pengunjung namun tiada jejak komentar. Jejak komentar memudahkan pemilik blog lakukan kunjungan balik dan menjalin silaturahmi.
      Saya senang jika beroleh kunjungan lagi dari sash. Duh, saya suka tulisan tentang petualangan dengan balutan bahasa yang mengalun nyastra, ha ha. Terima kasih, ya.

      Hapus
  9. Saya gemes banget dengan blog ini, sebab dalam waktu relatif singkat dari pembuatannya hingga sekarang ini sudah diangka DA 9 dan PA 9.Wowww..... Prestasi bangetzz...... :)

    Mungkin hikmah dari Ikhlas BW yach Mbak ...?

    Ayo Mbak.... genjot lagi, mungkin di 2 atau 3 bulan akan datang DA PA nya akan semakin besar, setelah itu siap2 dapat Job dari setiap sudut. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih abnyak, Kang Nata. Sayang saya sempat terhenti juga karena komputer galat dan ponsel tak bisa dipakai untuk internet berat. Semoga ke depannya saya tetap konsisten. Butuh fokus dan bantuan dari suami juga, sih. Sebenarnya bingung karena ternyata ada banyak target yang terpaksa meleset. Semoga suatu saat kelak setelah punya gawai baru kinerja saya bisa lebih cepat karena waktu bisa dimanfaatkan seefisien mungkin.
      Saya juga masih harus belajar banyak mengenai SEO dan memilih kata kunci yang tepat.
      Blogwalking adalah hal positif dalam hidup saya. Bukankah itu suatu etos kerja bukan semacam buang-buang waktu. Blogwalking selain menjalin silaturahmi juga memperkaya diri.

      Hapus
  10. konsistensi mba Rohyati dalam mengembangkan blog ini sangat patut dicontoh. Mba adalah salah satu narablog yang saya kagumi nih baik tulisan, sudut pandang maupun semangatnya dalam ngeblog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih, Mas irsyad. Jadi malu saya. Semoga saya tetap tawadhu karena jelas kurang berilmu. Saya hanya ingin jadi narablog yang bisa mandiri secara finansial lewat menulis di blog. Tak terpikirkan hal lain. Namun alhamdulillah jika ada yang terinspirasi. Saya bukan orang bijak, kok. Cuma ingin bisa menulis dengan leluasa sebanyak-banyaknya. Salam.

      Hapus
  11. seneng kalau yang berkunjung ke blog kita itu baca artikelnya mba. Yang bikin sebel tuh kalau ada pengunjung yang komen tanpa baca artikel kita sama sekali, terus meninggalkan komen yang basa basi saja seperti 'info bermanfaat, wah bagus pemandangannya, wah keren, wah hebat, wah sip, dan lain sebagainya' atau yang paling parah mereka menanyakan sesuatu yang jelas2 sudah ada di tulisan kita.

    Ya mungkin mereka males baca karena tulisan yang emang susah dibaca, sibuk, atau apa lah. Tapi ya seenggaknya baca2 dikit lah, atau kirim masukan kalau tulisannya susah dipahami, itu malah bagus.

    duh maaf jadi curhat, hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, soalnya kita 'kan sudah susah payah menulis dan berharap agar bisa membuat pembaca beroleh faedah, sayangnya jika harapan tersebut tak kesampaian karena ada yang tak baca dan basa-basi komen doang.
      Gak apa curhat, he he. Saya bisa tahu bahwa bukan saya saja yang alami kasus demikian.

      Hapus
  12. Wah ada nama saya disini, hihihi maksih lho mbak, saya senang..

    Kalau saya sendiri memang rajin BW-an, terutama yang komen di blog saya,,, kalau udah kelar ngunjungi semuanya, saya akan kunjungi 5 blog random setiap hari... kadang saya ga perhatikan juga apakah blog random itu kunjung saya balik atau ga..

    Oh iya, mbak bisa lakukan pengaturan agar kalau buka blog sendiri ga dihitung sebagai view, caranya buka Stats, cari Manage tracking your own page, terus klik. Nanti akan diarahkan ke halaman baru, lalu centang Don't track my views for this blog.

    Dengan begini kunjungan mbak sendiri ga akan di hitung dalam statistik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syukurlah jika bisa menyenangkan hati teman. Pantesan blog Bang Sabda ramai karena selalu rajin blogwalking. Itu hal positif bahwa ramainya blog pun bisa menambah trafik.
      Soal pengaturan sudah saya lakukan namun itu ternyata tak permanen, setiap hari harus saya lakukan hal demikian. Barangkali ada yang terlewat karena browser disarankan untuk melakukan pemblokiran padahal saya bingung bagaimana cara mengaturnya. Harus googling, nih. terima kasih banyak telah memberi saran yang sangat bermanfaat.

      Hapus
  13. Bw itu selain silaturahmi ke rumah orang, kita juga bisa dapat ilmu dan manfaat. Tapi waktu kadang gak bisa di selow-kan huhu, tapi kalo aku benar2 free aku pasti bw atau kunbal :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mbak. Silaturahmi yang sangat berfaedah karena ilmu pun didapat. Kita jadi tak kudet dan bisa terus memperbarui diri karena dunia blog adalah dinamis. Semoga selalu ada waktu untuk melakukan kegiatan blogging. Tetap semangat dan jangan terbebani jika belum bisa lakukan kunbal. Semoga di lain waktu ada kesempatan untuk itu, ya. Salam.

      Hapus
  14. Saya setuju mbak, blogwalking bukan beban kok tapi terkadang ada beberapa yang jarang memberi feedback atau kunbal hehe. Kalau aku sih suka-suka aja mbak, silaturrahmi iya, terus juga nambah ilmu baik karena tulisan atau tampilan blognya yang memotivasi supaya lebih baik dan rajin lagi ngeblognya hehe. Btw salam kenal ya mbak, saya tau mbaknya dari Blogger Energy nih hehe dan selamat ulang tahun untuk KEB, kalau belum jadi emak-emak boleh gabung nggak? Hehe :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga, Neng Awi. saya sudah kunbal. Maaf lama karena kinerja saya jadi lambat sekarang.
      Terima kasih ucapan selamatnya untuk KEB semoga ada admin yang baca juga, he he. Silakan gabung di sana, terbuka untuk yang belum menikah juga, yang penting perempuan karena bukan Kumpulan bapak-bapak Blogger, ha ha.
      Mari bersilaturahmi lewat blog agar panjang umur, sehat jiwa raga, dan pintu rezeki mudah terbuka.

      Hapus
  15. Makasih atas infonya, sangat bermanfaat

    BalasHapus

Terima kasih sudah singgah, silakan tinggalkan jejak komentar sebagai tanda persahabatan agar saya bisa lakukan kunjungan balik. Komentar sebaiknya relevan dengan isi tulisan. Nama komentator tidak langsung mengarah ke URL pos blog agar tidak menambah beban jumlah link pemilik blog ini. Jangan sertakan link hidup dan mati, apalagi iklan karena termasuk spam.Terima kasih banyak. Salam. @rohyatisofjan

Rindu Pangandaran? Jadikan Traveloka Xperience sebagai Pegangan

Suasana Pantai Barat Pangandaran Menjelang Senja PANGANDARAN adalah rumah ketiga saya, setelah Bandung sebagai tanah kelahiran dan ...