Jumat, 14 Desember 2018

Teh Tarik Max Tea Praktis dan Menenangkan


TADI pagi saya belanja di warung Bi Ai yang dekat rumah, tidak terlalu dekat, sih, namun tak jauh juga. Saya lihat ada jualan baru di dekat produk kopi yang digantung. Kirain cokelat jenis baru, setelah diamati ternyata Max Tea. Tentu saya senang sekali karena pengen merasakan sensasi teh siap saji. Jenis teh tarik pula. Campuran teh dan susu. Teh tarik ‘kan biasanya ada di Malaysia. Atau cara bikinnya rada repot, butuh susu lalu pakai teknik khusus kayak ditarik-tarik sebagai pengocokan dengan bantuan dua cangkir besar.

Max Tea rasa teh tarik mah tak perlu gitu. Tinggal seduh pakai air panas jika ingin panas, atau pakai air hangat agar tehnya larut lalu tambahkan es batu jika ingin dingin. Tak perlu ditarik-tarik pula ala penjual teh tarik di Malaysia. Praktis, ‘kan? Sudah berbuih dengan sendirinya begitu diseduh air panas atau hangat. Dan rasa susunya mantap. Rasa tehnya juga tetap kentara sebagai teh. Itu menenangkan saya yang doyan banget teh kala suasana hati lagi buruk, atau tekanan pekerjaan terasa berat nian karena jaringan internet bergantung bagaimana cuaca di musim penghujan gini.
Oke, saya tidak lebay, kerap harus begadang memanfaatkan sinyal yang kencang karena jaringannya bagus. Dan musim hujan ini bukan cuma Smartfren saja yang kena imbasnya, kartu lain di daerah lain alami hal serupa. Kebayang gimana kesalnya kala lagi semangat kerja dan harus terhubung dengan internet, tahu-tahu komputer disable dari hotspot ponsel.
Saya kerap harus muat ulang (restart) komputer dan ponselnya agar normal lagi. Kadang enable (tersedia) kadang tetap lumpuh karena ternyata tiada jaringan. Daripada angot, mending tenangkan diri dengan teh tarik saja. Pakai susu bikin sehat, lambung pun aman.



Untuk sementara ambil jeda dulu sampai jaringan tersedia dan sinyal lancar jaya. Terserah mau nonton atau menulis, atau sekadar baca buku. Setidaknya waktu yang ada tetap bisa dimanfaatkan secara optimal. Tak baik memanfaatkan waktu untuk uring-uringan. Teh panas atau dingin bisa meredam emosi agar adem lagi.

Seperti Apa Teh Tarik Max Tea?



Merupakan teh instan (siap saji), dikemas dalam bungkusan sacet warna kuning pisang yang lembut dan tak mencolok. Berat bersihnya 25 gram. Cukup untuk secangkir ukuran sedang. Rasanya enak dan tak bikin enek. Warna cokelatnya mirip kopi Good Day yang biasa saya minum, berbuih sebagai pengaruh dari bersatunya teh dan susu.
Teh dan susu yang dicampur itu rasanya bagaimana? Hem, coba saja sendiri. Baru kali ini saya minum teh tarik, teh campur susu. Senang banget karena ada nilai lebih darinya. Biasanya saya minum teh manis atau teh tawar doang, zaman telah menawarkan ragam pilihan secara terjangkau.



Di warung Bi Ai harganya cuma 2 ribu rupiah, entah di warung lain. Harganya tak mahal, sesuai rasa dan manfaat. Jadi, jika saya lagi senewen karena suatu soal, dan tiada Beng-beng Drink karena Bi Ai tak jual itu di warungnya, saya tinggal beli Max Tea  rasa teh tarik saja. Bukan apa-apa, saya tak boleh keseringan minum kopi, cuma sesekali.
Diproduksi oleh PT Sari Incofood Corporation di Tanjung Morawa, Indonesia. Max Tea rasa teh tarik bukan satu-satunya jenis produk yang ditawarkan, masih ada rasa lain. Namun saya cenderung suka yang rasa ini, susu dan teh adalah minuman kesukaan saya. Bukan susu manis melainkan tawar. Dan Max Tea Tarikk adalah teh tawar rasa susu, tidak manis sehingga rasa teh dan susunya yang berpadu lembut tak bikin enek.
Komposisi bahannya berupa gula, krimer, susu skim bubuk, dan teh instan. Terasa pas di lidah dan menenangkan. Aroma teh yang menguar harum menunjukkan bahwa produsen serius garap produknya sehingga berterima di lidah konsumen. Tentunya butuh riset dan aneka percobaan untuk menciptakan produk agar sesuai bagi segmen pasar.





Ada dua pilihan yang memang harus dilakukan suatu produk agar laris manis di pasar: panas dan dingin sesuai dengan rasa yang dibutuhkan konsumen. Ada situasi tertentu yang membuat konsumen demikian, entah minat atau bergantung kebutuhan. Jangan lupa cuaca! Sekarang musim hujan jadi barangkali konsumen lebih senang menyeruput minuman panas atau hangat. Dan musim panas nanti konsumen cenderung memilih minuman dingin atau suhu ruangan.
Biasanya produk yang tak musiman akan selalu diterima konsumen, bagaimanapun cuacanya. Teh adalah minuman umum di Indonesia. Variasi rasa yang ada biasanya tawar, atau aroma bunga melati dan buah-buahan. Teh tarik termasuk jenis baru meski sudah lama dikenal di Indonesia. Hanya produsen cerdaslah yang mampu menangkap peluang dengan menawarkan varian rasa lain secara lebih menyebar.



Saya senang Max Tea tak ekslusif. Membuat kemasan produk secara sacet yang rencengan itu memudahkan pemasaran. Pangsa pasar teh selalu terbuka luas. Saingan akan ada, yang penting distribusi diupayakan menyebar secara merata di Indonesia agar konsumen di tempat mana pun mudah memperolehnya, sebagaimana produk minuman kemasan lain kayak kopi yang mudah ditemui di mana-mana.

Cara Penyajian:
Sesuai panduan dalam kemasan, cara penyajiannya mudah dan sederhana, sebagaimana minuman seduh lainnya.
1. Panas
Tuangkan seluruh isi sacet ke dalam cangkir. Seduh dengan ±150 cc air panas (suhu 80°C). Aduk dan hidangkan.
2. Dingin
Tuangkan seluruh isi sacet ke dalam gelas. Seduh dengan ±75 cc air hangat agar larut meresap (suhu 50°C). Aduk dan hidangkan.

Kedua cara di atas adalah hal lazim dan mudah dalam menyajikan sesuatu secara cepat dan siap saji. Soal kalori, saya rasa selama tak diminum berlebih maka tak akan mengakibatkan kegemukan.
Selamat mencoba dan nikmati hari dengan teh tarik Max Tea, panas atau dingin yang menenangkan hati dan menghangatkan suasana. Jangan khawatir, produknya telah beroleh label sertifikasi halal dalam kemasan.
Salam.
Cipeujeuh, 14 Desember 2018
#MaxTea #Tarikk #Teh #TehTarik #MinumanInstan #PTSariIncofoodCorporation #Indonesia #Panas #Dingin
~Foto hasil jepretan ponsel ANDROMAX PRIME~

20 komentar:

  1. Saya suka minum teh, namun teh jenis ini sepertinya belum saya coba.... sepertinya makyuzzz yach mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan dicoba, Kang. Ada rasa sedikit pahit ala teh yang berpadu dengan susu tawar. Benar-benar khas teh tarik yang adem dan menenangkan. Kalau Thai tea mah susu kocoknya rasa manis. bTeh tarik itu unik, rasa teh yang dominan berpadu dengan susu tawar adalah sesauatu yang bikin hari saya lebih baik.

      Hapus
  2. Enak teh tarik Max Tea ini, Mbak. Saya juga suka :)

    BalasHapus
  3. Wah saya belum.pernah nyicip ini.. Kalau teh+susu pernah coba dulu, karena kata teman teh+susu baik bagi yg osteopeni (entah betul / tdk). Saya jadi ingin mencoba yg ini deh..

    BalasHapus
  4. Ya ampun ini merek teh tarik kesukaan ku. Pernah nyoba merek lain tapi enggak seenak yang ini

    BalasHapus
  5. MashaAllah mbak, aku kok ngga kefikiran ya untuk nulis tentang teh tarik, padahal ini minuman kegemaran aku banget, suka minum teh tarik dalam keadaan dingin alias pakai es batu.. duh nyess banget.. ternyata banyak disekeliling kita yang bisa dijadikan bahan tulisan yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita bisa ambil apa saja di sekitar untuk jadi bahan tulisan, seperti priduk yang kita pakai. Agar blog lebih ramai isinya.

      Hapus
  6. Wah saya juga suka Max Tea mbak e, dulu jaman kuliah jika ingin bergadang ngerjain tugas maka temennya ya Max Tea ini. Rasanya enak dan susunya pas.

    BalasHapus
  7. Saya selalu stok Max TEa di rumah, karena anak-anakku suka teh tarik. Aku pernah juga minum waktu dibikinkan anakku, enak sih. Meski tetep masih memilih teh yang biasanya

    BalasHapus
  8. Aku sering bawa teh tarik ini untuk oleh-oleh temen-temen di luar neger, sprti Jenewa dan New York city. Mereka suka banget

    BalasHapus
  9. Selama ini suka teh tarik yang dijual langsung di kedai
    Mau coba ah yang instan ini

    BalasHapus
  10. Teh tarik memang enak mbak, saya dulu suka bawa dari Malaysia untuk oleh oleh

    BalasHapus
  11. Aku belom pernah coba mba yg ini. Terus baca review kamu jadi pengen coba deh. Diminum dingin kayanya enak nih 😁

    BalasHapus
  12. Wah belum pernah nyoba yg ini jd pengen nyoba. Saya suka teh kalau ada acara trs ada coffe break milih minumnya teh tambah krim kasih gula berasa teh tarik deh hehe

    BalasHapus
  13. Aku udah nyoba teh tarik max tea ini. Enak banget diminum saat panas atau dingin. Yuumy bangeet mba. Praktis pula

    BalasHapus
  14. Suamiku seneng nih teh tarik. Dari beberapa merk teh tarik, Max Tea ini kayaknya yang paling nikmat. Pantes ya doi bisa minum beberapa kali.

    BalasHapus
  15. Aku belum pernah minum teh tarik sachetan ini penasaran sih sama rasanya kayaknya enak ya apalagi diminum dingin.

    BalasHapus
  16. Aku lagi mengurangi minuman sachetan gini karena diet gula heheh... Tapi dulu pernah nyicip, lumayan rasanya

    BalasHapus
  17. Sama kaya mbak Leyla nih aku. Aku juga lagi mengurangi minuman2 instan. Padahal dulu Max Tea jadi andalanku banget. Malah pernah aku bawa untuk stok pas masih tinggal di Irak dulu. Hahaha.

    BalasHapus
  18. aku suka juga nih sama teh tarik ini, gak terlalu manis rasanya jadi aman banget dan yang paling penting gak bikin batuk ya mba

    BalasHapus

Terima kasih sudah singgah, silakan tinggalkan jejak komentar sebagai tanda persahabatan agar saya bisa lakukan kunjungan balik. Komentar sebaiknya relevan dengan isi tulisan. Nama komentator tidak langsung mengarah ke URL pos blog agar tidak menambah beban jumlah link pemilik blog ini. Jangan sertakan link hidup dan mati, apalagi iklan karena termasuk spam.Terima kasih banyak. Salam. @rohyatisofjan

Rindu Pangandaran? Jadikan Traveloka Xperience sebagai Pegangan

Suasana Pantai Barat Pangandaran Menjelang Senja PANGANDARAN adalah rumah ketiga saya, setelah Bandung sebagai tanah kelahiran dan ...